Pasokan Teluk Meningkat, Harga Minyak Dunia Jatuh di Bawah USD100 per Barel
West yang sempat ditutup akibat serangan drone. Harga Brent turun 1,1% menjadi USD98,16 per barel dan ditutup di bawah USD100 untuk pertama kalinya sejak September 2026, sementara WTI melemah 1,67% menjadi USD89,01 per barel. Tekanan harga juga didorong optimisme pasar terhadap kemungkinan penyelesaian diplomatik konflik AS-Iran.
Poin-Poin Utama
- Harga minyak mentah dunia melanjutkan penurunan pada hari Rabu.
- Pasokan dari kawasan Teluk meningkat setelah Arab Saudi mengoperasikan kembali jalur pipa strategis.
- Optimisme penyelesaian diplomatik konflik AS-Iran turut membebani harga minyak global.
- Kepala Analis KCM Trade Tim Waterer memberikan keterangan kepada Reuters pada 23 September 2026.
- Harga minyak mentah berjangka Brent November 2026 turun USD1,09 atau 1,1% menjadi USD98,16 per barel.
- Harga minyak mentah West Texas Intermediate November 2026 melemah USD1,50 atau 1,67% menjadi USD89,01 per barel.
- Kedua kontrak minyak tersebut turun selama enam sesi berturut-turut.
- Kedua kontrak berada di posisi terendah dalam dua pekan terakhir.
- Harga Brent ditutup di bawah USD100 per barel untuk pertama kalinya sejak 8 September 2026.
- Arab Saudi kembali mengoperasikan Jalur Pipa East-West menuju Laut Merah pada hari Selasa.
- Serangan drone pada 11 September memaksa Arab Saudi menutup Jalur Pipa East-West.
- Tiga sumber mengatakan pemulihan aliran minyak terjadi setelah serangan drone tersebut.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.