Gejolak Minyak Dunia, China Kerek Harga Bensin 24% dan Solar 26%
China menaikkan harga acuan bensin 24% dan solar 26% dibandingkan level sebelum perang Iran dimulai sebagai respons terhadap gejolak harga minyak global. Pemerintah melalui Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional (NDRC) membatasi kenaikan aktual agar berada di bawah hasil perhitungan mekanisme normal, dengan selisih mencapai 435 yuan per ton untuk bensin dan 415 yuan per ton untuk diesel. NDRC menjelaskan kebijakan tersebut mempertimbangkan fluktuasi harga minyak internasional selama periode peninjauan, serta menegaskan bahwa harga acuan yang diumumkan tidak otomatis berlaku sama di seluruh provinsi China.
Poin-Poin Utama
- China menaikkan harga acuan bensin dan solar.
- Harga eceran bensin tercatat 24% lebih tinggi dibandingkan level sebelum perang Iran.
- Harga eceran solar tercatat 26% lebih tinggi dibandingkan level sebelum perang Iran.
- Kenaikan harga bensin yang diterapkan adalah 395 yuan per ton.
- Kenaikan harga solar yang diterapkan adalah 385 yuan per ton.
- Formula normal menghasilkan perhitungan kenaikan bensin sebesar 830 yuan per ton.
- Formula normal menghasilkan perhitungan kenaikan solar sebesar 800 yuan per ton.
- Selisih kenaikan bensin dari formula normal adalah 435 yuan per ton.
- Selisih kenaikan solar dari formula normal adalah 415 yuan per ton.
- Selisih tersebut merupakan perbedaan aritmetika, bukan nilai subsidi.
- NDRC menjelaskan keputusan didasarkan pada perkembangan harga minyak internasional.
- Harga minyak internasional mengalami kenaikan, penurunan, kemudian kembali meningkat.
- Harga yang diumumkan merupakan harga acuan per ton untuk kualitas BBM tertentu.
- Kenaikan harga tidak otomatis berlaku sama di seluruh provinsi China.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.