Menhub Wanti-Wanti Penyeberangan Merak-Bakauheni Imbas Erupsi GAK
Bakauheni mengutamakan keselamatan penumpang dan awak kapal menyusul erupsi Gunung Anak Krakatau yang berpotensi mengganggu jarak pandang dan kesehatan akibat sebaran abu vulkanik. Hingga saat ini, aktivitas penyeberangan masih berjalan normal dan belum ada laporan gelombang tinggi maupun cuaca buruk yang mengharuskan penghentian operasional di Selat Sunda. Dudy menegaskan agar pelayaran tidak dipaksakan jika sebaran abu vulkanik dinilai berisiko bagi keselamatan.
Poin-Poin Utama
- Menhub Dudy Purwagandhi memperingatkan operator penyeberangan Merak-Bakauheni terkait keselamatan.
- Peringatanimbas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).
- Abu vulkanik GAK mengganggu jarak pandang dan kesehatan penumpang serta awak kapal.
- Aktivitas penyeberangan di pelabuhan Merak-Bakauheni masih berjalan normal.
- Belum ada laporan gelombang tinggi maupun cuaca buruk di Selat Sunda.
- Belum ada keputusan penghentian operasional penyeberangan.
- Jika abu vulkanik严重影响健康, operasi penyeberangan tidak boleh dipaksakan.
- Abu vulkanik dan asap GAK berpotensi memengaruhi jarak pandang.
- Operator pelabuhan, nakhoda, dan pemilik jasa pelayaran harus memperhatikan keselamatan operasional.
- Kondisi cuaca harus terus dipantau.
- Jika situasi berisiko bagi keselamatan, pelayaran tidak boleh dipaksakan demi operasional.
- Menhub meminta kewaspadaan terhadap dampak abu vulkanik terhadap penumpang dan awak kapal.
- Pernyataan disampaikan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (6/9).
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.