Kemendagri Raih Penghargaan BPS Berkat Optimalisasi Data Statistik
Kementerian Dalam Negeri meraih penghargaan pada Anugerah Hari Statistik Nasional Tahun 2026 atas kontribusinya dalam mengoptimalkan data statistik sebagai kompas pembangunan daerah, yang tercermin dari sinergi Kemendagri dan BPS dalam pengendalian inflasi dan evaluasi kinerja pemerintah daerah. Melalui kerja sama tersebut, dikembangkan Indeks Perkembangan Harga untuk memantau komoditas pangan yang berpengaruh terhadap inflasi sehingga angka inflasi dapat terkendali pada kisaran 1,5 sampai 3,5 persen. Kemendagri juga akan memanfaatkan data BPS untuk memonitor pertumbuhan ekonomi daerah sesuai arahan Presiden Prabowo.
Poin-Poin Utama
- Kemendagri meraih penghargaan kategori kementerian dalam Anugerah Hari Statistik Nasional Tahun 2026.
- Penghargaan diberikan di The Grand Platinum Hotel, Jakarta, pada 26 September malam.
- Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dan Wakil Kepala BPS Sonny Harry Budiutomo Harmadi.
- Penerima penghargaan adalah Mendagri Muhammad Tito Karnavian.
- Penghargaan diberikan atas kontribusi Kemendagri dalam mengoptimalkan data statistik sebagai kompas pembangunan daerah.
- Sinergi Kemendagri dan BPS mendukung pengendalian inflasi daerah dan evaluasi kinerja pemerintah daerah.
- Data inflasi daerah sebelumnya dirilis secara bulanan.
- Kemendagri mengusulkan instrumen penilaian untuk pemantauan secara mingguan.
- Indeks Perkembangan Harga dikembangkan untuk memantau komoditas pangan yang memengaruhi inflasi.
- Inflasi berhasil terkendali dalam kisaran 1,5 sampai 3,5 persen.
- Data BPS dimanfaatkan untuk memonitor pertumbuhan ekonomi daerah.
- Kemendagri bersama pihak terkait akan memantau pertumbuhan ekonomi daerah secara berkala.
- Tito apresiasi BPS yang disebutnya sebagai silent warrior.
- Hadir Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widya Sari Dewi dalam acara tersebut.
- Hadir pula Kepala BSSN Nugroho Sulistyo Budi dan Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.