Beranda Senin, 28 September 2026

!online

Politik Netral

Aleksandar Vucic Mundur sebagai Presiden Serbia, Bersiap Jadi Perdana Menteri

Senin, 28 September 2026, 06:04 WIB Sumber: Media Indonesia
Ukuran:

Presiden Serbia Aleksandar Vucic mengundurkan diri dari jabatannya untuk maju sebagai calon perdana menteri dalam pemilu parlemen lebih awal pada 25 Oktober mendatang. Langkah tersebut diambil di tengah tekanan gerakan mahasiswa yang muncul setelah kanopi stasiun kereta api di Novi Sad runtuh pada November 2024 dan menewaskan 16 orang, yang kemudian berkembang menjadi gerakan nasional menentang korupsi dan dominasi Partai Progresif Serbia yang berkuasa sejak 2012. Masa jabatan Vucic sebenarnya baru berakhir 2027, namun konstitusi melarangnya mencalonkan diri untuk masa jabatan presiden ketiga, sementara upayanya bergabung dengan Uni Eropa terhenti akibat kemunduran demokrasi dan penolakan memberikan sanksi terhadap Rusia.

Poin-Poin Utama

  • Aleksandar Vucic mengundurkan diri dari jabatan presiden Serbia.
  • Pengunduran diri diumumkan dari Istana Kepresidenan di Beograd pada Minggu 27 September.
  • Surat pengunduran diri diserahkan kepada Ketua Parlemen Ana Brnabic pada Senin 28 September.
  • Vucic maju sebagai calon perdana menteri dalam pemilu parlemen lebih awal pada 25 Oktober.
  • Masa jabatan kedua Vucic seharusnya berakhir pada 2027.
  • Konstitusi Serbia melarang pencalonan diri untuk masa jabatan presiden ketiga.
  • Vucic maju dalam pemilu parlemen bersama Partai Progresif Serbia (SNS).
  • Gerakan mahasiswa muncul setelah kanopi stasiun kereta api di Novi Sad runtuh pada November 2024.
  • Runtuhnya kanopi stasiun kereta api di Novi Sad menewaskan 16 orang.
  • Para mahasiswa menuntut pertanggungjawaban dan penegakan hukum atas tragedi tersebut.
  • Aksi mahasiswa berkembang menjadi gerakan nasional yang menentang korupsi dan dominasi SNS.
  • Partai Progresif Serbia telah berkuasa sejak 2012.
  • Vucic mendominasi politik Serbia selama sekitar 12 tahun sebagai perdana menteri atau presiden.
  • Ana Brnabic menjalankan tugas sebagai presiden sementara setelah pengunduran diri Vucic berlaku.
  • Upaya Serbia bergabung dengan Uni Eropa terhenti di bawah kepemimpinan Vucic.
Tagar Terkait
#uni eropa#serbia#aleksandar vucic#gerakan mahasiswa#partai progresif serbia
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya