Beranda Rabu, 30 September 2026

!online

Berita Netral

Masinis Argo Bromo Jadi Tersangka, Ingatkan Tragedi Bintaro 1987

Rabu, 30 September 2026, 16:13 WIB Sumber: Liputan6
Ukuran:

Polisi menetapkan masinis KA Argo Bromo Anggrek berinisial AN sebagai tersangka kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026, yang mengingatkan pada Tragedi Bintaro 1987. Tragedi Bintaro merupakan kecelakaan kereta api terbesar di Indonesia yang menewaskan 156 orang dan melukai 300 orang, di mana masinis Slamet Suradio ditetapkan sebagai tersangka, divonis lima tahun penjara, dipecat tanpa hak pensiun, dan meninggal dunia di usia 86 tahun.

Poin-Poin Utama

  • Polisi menetapkan masinis KA Argo Bromo Anggrek berinisial AN sebagai tersangka kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026.
  • Tragedi Bintaro pada 19 Oktober 1987 menewaskan 156 orang dan melukai 300 orang.
  • Slamet Suradio adalah masinis KA 225 yang ditetapkan sebagai tersangka dalam Tragedi Bintaro 1987.
  • Slamet Suradio diterima bekerja di PNKA pada 1964 dengan ijazah SMP.
  • Slamet Suradio diangkat menjadi masinis berpangkat pengatur muda pada 1971.
  • Kecelakaan Bintaro melibatkan KA 225 dari Rangkasbitung yang mengangkut 700 penumpang dan KA 220 dari Tanah Abang dengan sekitar 500 penumpang.
  • Kedua kereta bertabrakan saat melaju dengan kecepatan tinggi di jalur rel yang sama di Pondok Betung, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
  • Slamet mengaku sempat melihat PPKA memberikan semboyan 40 yang berarti jalur aman dan kereta diizinkan berangkat.
  • Slamet menyatakan telah memegang surat Pemberitahuan Tentang Persilangan (PTP) sebagai izin operasional sah.
  • Petugas PNKA bernama Jumhari mengaku bahwa semboyan yang diberikannya adalah semboyan 46, bukan semboyan 40.
  • Slamet Suradio diputus bersalah oleh hakim karena diduga salah mengartikan semboyan dari PNKA.
  • Slamet Suradio dijatuhi hukuman lima tahun penjara dan baru bebas pada 1993.
  • Slamet dipecat secara tidak hormat oleh PNKA pada 1994 tanpa menerima hak pensiun.
  • Slamet bertahan hidup dengan berjualan rokok eceran hingga meninggal dunia pada usia 86 tahun.
  • Tragedi Bintaro tercatat sebagai salah satu kecelakaan kereta api terbesar dalam sejarah perkeretaapian Indonesia.
Tagar Terkait
#kecelakaan kereta#masinis#perkeretaapian#argo bromo#tragedi bintaro
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.

Buka Sumber di Liputan6

Warta Terkini Lainnya