Tawuran Remaja di Tallo Makassar Dipicu Uang Rp30 Ribu dan Konten Medsos
Tawuran remaja di Kelurahan Sinassara dan Buloa, Kecamatan Tallo, Makassar, yang terjadi pada 30 September dini hari dipicu perselisihan hilangnya uang Rp30.000 dan berkembang menjadi aksi kekerasan terorganisir dengan iming-iming bayaran Rp100.000 serta siiaran langsung di media sosial untuk meraup popularitas dan pemberian dari penonton. Polisi menangkap empat terduga pelaku berusia 14-19 tahun yang membawa senjata busur, ketapel, serta besi bergerigi, dengan dua pelaku dewasa dijerat Pasal 307 ayat (1) KUHP Baru dan dua pelaku anak dikenai pendekatan pemulihan pelanggaran.
Poin-Poin Utama
- Tawuran remaja pecah di Kelurahan Sinassara dan Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.
- Insiden terjadi pada hari Rabu, 30 September, pukul 02.00 Wita.
- Tawuran dipicu oleh perselisihan hilangnya uang sebesar Rp30.000 antara dua pemuda berinisial IY dan IZ.
- IZ memanggil rekan-rekan termasuk diduga anggota geng motor dari Pabassi dengan iming-iming uang Rp100.000.
- Polisi menangkap empat terduga pelaku dengan peran berbeda.
- ST berusia 14 tahun merupakan anggota geng motor yang membawa senjata busur dan ketapel.
- FI berusia 18 tahun merupakan mahasiswa semester 3 yang kedapatan membawa sebilah besi bergerigi.
- IAN berusia 19 tahun berperan menggunakan tameng seng dan melakukan pelemparan batu.
- MF berusia 15 tahun terlibat dalam aksi pelemparan batu ke arah lawan.
- Dua pelaku dewasa dijerat Pasal 307 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2023 dengan ancaman hukuman hingga 7 tahun penjara.
- ST mengaku sudah empat kali terlibat dalam perang kelompok di berbagai lokasi.
- ST mengaku diajak oleh seseorang berinisial DN dengan janji imbalan uang Rp100.000 setiap kali ikut tawuran.
- ST diketahui bukan merupakan warga Sinassara.
- Para pelaku melakukan siiaran langsung di platform tertentu saat tawuran berlangsung untuk mencari popularitas.
- Uang pemberian dari penonton siiaran langsung digunakan untuk membeli minuman keras dan berpesta di wilayah Kandea.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.