Beranda Selasa, 29 September 2026

!online

Sosial Positif

Mengalihkan Energi Tawuran ke Pertandingan Olahraga

Selasa, 29 September 2026, 06:08 WIB Sumber: Kompas
Ukuran:

Komunitas Brenx Street Fighter di Depok, Jawa Barat, mengalihkan energi tawuran remaja menjadi pertandingan olahraga tinju jalanan. Pendirinya, Martinus Reynaldi Bagus Saputro, mendirikan komunitas ini pada 2020 agar mantan pelaku tawuran dan pecandu narkoba bisa terlepas dari "dunia hitam" serta mendapatkan pekerjaan secara layak. Acara latih tanding terbuka yang mempertemukan puluhan petinju muda dari berbagai latar belakang mendapat respons positif berbagai kalangan hingga pejabat, dan kini terus dikembangkan dengan menggandeng pemerintah maupun swasta.

Poin-Poin Utama

  • Brenx Street Fighter mempertemukan petarung jalanan melalui olahraga tinju.
  • Latih tanding terbuka berlangsung di Taman Merdeka, Kota Depok, Jawa Barat, pada 28 Agustus 2026 malam.
  • Sebanyak 46 petinju pemula bertarung dalam 23 laga.
  • Pertandingan terbagi dalam empat kelas berat badan, yaitu 50 kg, 60 kg, 70 kg, dan 80 kg.
  • Peserta berasal dari kalangan siswa sekolah menengah pertama hingga pekerja dan mencakup peserta perempuan.
  • Para petinju mengenakan sarung tinju, pelindung gigi, pelindung kepala, dan sebagian pelindung kemaluan.
  • Ariel, siswa kelas XII SMK berusia 17 tahun di Depok, dulunya gemar tawuran sejak kelas X hingga XI.
  • Ariel menyatakan bahwa Brenx menjadi alternatif bagi remaja yang suka jago-jagoan di jalanan.
  • Azka, siswa kelas XII SMA berusia 17 tahun, bergabung dengan Brenx untuk mendapat bekal bela diri.
  • Martinus Reynaldi Bagus Saputro (29) mendirikan Brenx pada 2020.
  • Martin mengajak remaja yang suka tawuran dan pecandu narkoba bergabung ke komunitasnya.
  • Brenx terhenti akibat pandemi Covid-19 dan berkegiatan kembali pada 2023.
  • Pada 2025, Brenx mengadakan acara serupa di Cibinong, Jawa Barat, dengan perizinan resmi dan ribuan pengunjung.
  • Pada 2026, Brenx kembali mengadakan latih tanding terbuka di Depok dengan menggandeng pemerintah maupun swasta.
  • Martin menyatakan bahwa remaja yang masih muda dan memiliki fisik yang dapat dikembangkan lebih mudah direkrut ke komunitas Brenx.
Tagar Terkait
#jakarta utara#depok#remaja#tawuran#futsal#tinju#olahragawan#brenx street fighter#forum penjaringan bersatu#geng pelajar
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.

Buka Sumber di Kompas

Warta Terkini Lainnya