IIQ Dorong Ekoteologi Qurani Atasi Krisis Iklim
Qur'an Jakarta menilai perempuan memiliki peran penting dalam merespons krisis iklim melalui ekoteologi Qurani, yaitu pendekatan yang menghubungkan pemahaman Al-Qur'an dengan tanggung jawab menjaga alam. IIQ Jakarta menerapkan pendekatan tersebut melalui Kuliah Kerja Lapangan nasional dan internasional yang melibatkan 415 mahasiswa, serta mempersiapkan lulusan perempuan berilmu yang mampu mengaplikasikan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan. Selain itu, IIQ juga mengembangkan kajian Al-Qur'an seiring kemajuan teknologi digital dan kecerdasan buatan, serta menyiapkan pembangunan Quranic Center gedung delapan lantai untuk mendukung visi menjadi perguruan tinggi bereputasi global pada 2044.
Poin-Poin Utama
- Institut Ilmu Al-Qur'an Jakarta mendorong pendekatan ekoteologi Qurani untuk mengatasi krisis iklim.
- Perempuan memiliki peran penting dalam merespons persoalan lingkungan melalui ekoteologi Qurani.
- Tanggung jawab manusia kepada Allah SWT mencakup amanah menjaga alam dan keberlangsungan kehidupan.
- Pendekatan ekoteologi Qurani diterapkan melalui Kuliah Kerja Lapangan yang melibatkan 415 mahasiswa.
- Sebanyak 583 lulusan mengikuti Sidang Senat Terbuka Wisuda IIQ Jakarta.
- Wisuda terdiri dari 416 sarjana, 155 magister, dan 12 doktor.
- IIQ Jakarta kini memiliki 6.264 alumni yang tersebar di berbagai daerah.
- Rektor IIQ Jakarta Nadjematul Faizah menilai perempuan berperan sentral sebagai pendidik dan penggerak perubahan sosial.
- Asep Saepudin Jahar menekankan pengembangan kajian Al-Qur'an perlu beradaptasi dengan teknologi kecerdasan buatan.
- IIQ Jakarta menargetkan menjadi perguruan tinggi bereputasi global pada 2044.
- Mahasiswa dan alumni IIQ Jakarta meraih 10 gelar kejuaraan dalam MTQ Nasional XXXI di Semarang.
- Sejumlah program studi IIQ Jakarta meraih predikat Unggul dalam akreditasi institusi.
- Yayasan IIQ Jakarta merencanakan pembangunan Quranic Center berupa gedung delapan lantai.
- Quranic Center dirancang sebagai pusat kajian Al-Qur'an berfasilitas modern.
- Koordinator Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten Asep Saepudin Jahar menilai keunikan kajian Al-Qur'an menjadi modal keunggulan IIQ.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.