Pilu Balita Kembar Terpisahkan Maut saat Kebakaran Kontrakan Petakan
Dua balita kembar berusia 4 tahun di Cakung, Jakarta Timur, menjadi korban kebakaran kontrakan petakan yang terjadi pada Jumat (2/10) sekitar pukul 14.01 WIB. Salah satu balita kembar perempuan berhasil diselamatkan warga, sementara kembarannya laki-laki tidak bisa diselamatkan akibat api yang sudah terlalu besar dan hawa panas yang tinggi. Kebakaran yang dialami kontrakan tersebut dan tiga rumah lainnya diduga berasal dari peralatan elektronik, dengan proses pemadaman melibatkan 7 unit mobil damkar dan 35 personel selama sekitar satu jam.
Poin-Poin Utama
- Dua balita kembar berusia 4 tahun menjadi korban dalam kebakaran di Cakung, Jakarta Timur.
- Kebakaran terjadi pada Jumat, 2 Oktober 2026, sekitar pukul 14.01 WIB.
- Grup jaga Kantor Sektor Cakung tiba di lokasi pukul 14.10 WIB.
- Pemadaman melibatkan 7 unit mobil damkar dengan 35 personel.
- Api berhasil dilokalisasi setelah 10 menit proses pemadaman.
- Operasi pemadaman dinyatakan selesai pukul 15.05 WIB.
- Satu balita kembar bernama A (4) luka bakar, sementara kembarannya meninggal dunia.
- Penyebab kebakaran diduga dari peralatan elektronik di dalam rumah.
- Saat kebakaran terjadi, rumah dalam keadaan terkunci dari dalam.
- Empat rumah termasuk rumah korban mengalami kebakaran.
- Saat kejadian, dua balita kembar dan kakaknya berusia 12 tahun sedang beristirahat di dalam rumah.
- Kakak balita kembar berhasil dikeluarkan warga sebelum petugas damkar tiba.
- Kehilangan kesadaran warga terhadap keberadaan kedua balita kembar menyebabkan keterlambatan evakuasi.
- Balita kembar perempuan berhasil diselamatkan setelah api berhasil dipadamkan.
- Balita kembar laki-laki tidak dapat diselamatkan akibat api yang sudah terlalu besar dan runtuhnya atap.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.