Kompolnas Ungkap Dua Tantangan Utama Pejabat Baru Polri
besaran di tubuh Polri harus menjadi momentum untuk menjalankan visi misi. Ada dua tantangan utama bagi pejabat baru, yaitu mendekatkan polisi dengan masyarakat melalui budaya baru yang tidak berlebihan, dan mempercepat penyelesaian laporan serta pengaduan masyarakat secara cepat dan tuntas. Anam menekankan agar seluruh pejabat baru menjaga akuntabilitas dan transparansi dalam menjalankan tugas.
Poin-Poin Utama
- Komisioner Kompolnas Choirul Anam menilai rotasi besar-besaran di tubuh Polri harus menjadi momentum menjalankan visi misi.
- Polri memiliki kewenangan memilih orang terbaik untuk mengisi jabatan strategis.
- Anam menyebut dua tantangan utama bagi pejabat baru di Mabes Polri maupun wilayah.
- Tantangan pertama adalah mendekatkan polisi dengan masyarakat.
- Tantangan kedua adalah mempercepat penyelesaian laporan dan pengaduan masyarakat.
- Kedekatan polisi dengan masyarakat membutuhkan budaya baru, termasuk bersikap tidak berlebihan.
- Pengaduan, laporan, dan perizinan harus ditangani secara cepat dan tuntas.
- Polri sudah memiliki sistem digitalisasi pengaduan dari periode sebelumnya.
- Sistem digital tersebut tinggal diperkuat dan dikembangkan.
- Anam meminta publik menghormati mekanisme pemilihan pejabat.
- Pemilihan pejabat mempertimbangkan rekam jejak dan kesesuaian dengan visi misi.
- Akuntabilitas dan transparansi harus tetap menjadi pegangan pejabat baru.
- Anam menegaskan akuntabilitas dan transparansi adalah syarat utama dalam pelaksanaan tugas.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.