Trump Matikan Kamera saat G7 Sepakati Pelepasan 100 Juta Barel Minyak
Pemimpin negara G7 melalui pertemuan video menyepakati pelepasan cadangan minyak sebesar 100 juta barel melalui Badan Energi Internasional selama empat bulan untuk meredam kenaikan harga energi global. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mematikan kameranya selama pertemuan tersebut, sementara hampir seluruh peserta lainnya menyalakan kamera, sehingga memicu candaan di media sosial meskipun tidak ada bukti bahwa ia tertidur atau melewatkan pertemuan. Kesepakatan tersebut juga mencakup prioritas pelepasan stok diesel dalam jumlah besar selama 20 hari pertama, komitmen tidak membatasi ekspor energi antarnegara anggota, serta koordinasi jadwal pemeliharaan kilang agar tidak berhenti beroperasi secara bersamaan.
Poin-Poin Utama
- Trump mematikan kamera saat pertemuan G7 melalui video.
- G7 menyepakati pelepasan 100 juta barel minyak melalui IEA.
- Pelepasan cadangan minyak dijadwalkan berlangsung selama empat bulan.
- Kesepakatan pelepasan minyak mulai dilaksanakan segera.
- Direktur Eksekutif IEA Fatih Birol membagikan tangkapan layar pertemuan melalui media sosial.
- Hampir seluruh peserta G7 menyalakan kamera mereka dalam pertemuan tersebut.
- Layar Trump hanya menampilkan namanya saat pertemuan berlangsung.
- Kondisi tersebut memicu candaan di media sosial mengenai kemungkinan Trump tertidur.
- Tidak ada bukti Trump tertidur atau melewatkan pertemuan tersebut.
- Trump mengikuti pertemuan untuk bernegosikan pelepasan persediaan diesel Eropa.
- Gedung Putih tidak mengonfirmasi Trump melewatkan pertemuan.
- Pertemuan G7 tersebut dipimpin oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron.
- G7 memprioritaskan pelepasan stok diesel dalam jumlah besar selama 20 hari pertama.
- G7 berkomitmen tidak membatasi ekspor energi antarnegara anggota.
- G7 akan mengoordinasikan jadwal pemeliharaan kilang agar fasilitas pengolahan tidak berhenti bersamaan.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.