AS Tarik Semua Bomber B-1 dari Inggris Usai Muncul Ancaman Baru
1B Lancer dari RAF Fairford, Inggris, kembali ke pangkalan asalnya di Amerika Serikat. Langkah ini dilakukan setelah munculnya ancaman keamanan baru berupa "insiden nyata" dan setelah aparat kontraterorisme Inggris menangkap sejumlah orang terkait dugaan rencana serangan terhadap pangkalan tersebut. Pentagon mengonfirmasi penarikan tersebut, namun belum menjelaskan secara terbuka alasan di balik pemindahan itu.
Poin-Poin Utama
- Amerika Serikat menarik seluruh pesawat pengebom B-1 dari pangkalan RAF Fairford, Inggris.
- Penarikan dilakukan setelah munculnya ancaman keamanan yang digambarkan sebagai "insiden nyata".
- Sebanyak 12 pesawat B-1B Lancer meninggalkan RAF Fairford pada 4 Oktober 2026.
- Pentagon mengonfirmasi bahwa seluruh pesawat bomber telah kembali ke pangkalan di Amerika Serikat.
- Washington belum menjelaskan secara terbuka alasan di balik pemindahan tersebut.
- Aparat kontraterorisme Inggris menangkap sejumlah orang terkait dugaan rencana serangan terhadap RAF Fairford.
- Lima pria ditangkap di sekitar pangkalan pada 27 September 2026.
- Polisi menemukan sejumlah bahan bakar di dalam kendaraan yang diperiksa.
- Polisi tidak menemukan bahan peledak di dalam kendaraan tersebut.
- Kelima pria kemudian dibebaskan dengan jaminan.
- Penyelidikan berlanjut dengan penangkapan pria berusia 25 tahun berkewarganegaraan ganda Inggris-Iran di London.
- Penangkapan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan mengenai dugaan rencana yang berkaitan dengan RAF Fairford.
- RAF Fairford terletak di Gloucestershire, Inggris.
- B-1B Lancer merupakan pesawat pengebom jarak jauh yang mampu membawa persenjataan konvensional dalam jumlah besar.
- Armada bomber B-1, B-2, dan B-52 tetap mampu menjalankan misi global langsung dari wilayah Amerika Serikat.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.