Beranda Rabu, 7 Oktober 2026

!online

Ekonomi Netral

Kerugian Ekonomi Akibat Perubahan Iklim Diperkirakan Capai Rp544 Triliun

Rabu, 7 Oktober 2026, 19:15 WIB Sumber: Sindonews Dibaca 7 kali
Ukuran:

Potensi kerugian ekonomi Indonesia akibat perubahan iklim diperkirakan mencapai Rp544 triliun, sementara pembiayaan aksi iklim dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara hanya mampu menopang sekitar 30% kebutuhan, sehingga 70% sisanya memerlukan partisipasi sektor swasta dan mitra internasional. Menteri Zulkifli Hasan mengajak dunia usaha, investor, dan lembaga keuangan untuk berinvestasi melalui lima mesin pertumbuhan hijau serta dua pintu investasi berupa pasar karbon dan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik. Strategi Pembangunan Berketahanan Iklim berpotensi menekan risiko kerugian ekonomi nasional hingga 79,2%.

Poin-Poin Utama

  • Potensi kerugian ekonomi Indonesia akibat perubahan iklim diperkirakan mencapai Rp544 triliun.
  • APBN hanya mampu menopang sekitar 30% kebutuhan pembiayaan aksi iklim.
  • 70% kebutuhan pembiayaan aksi iklim memerlukan partisipasi sektor swasta dan mitra internasional.
  • Zulkifli Hasan adalah Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Komite Pengarah Nilai Ekonomi Karbon.
  • Perubahan iklim telah dirasakan melalui El Nino berkepanjangan.
  • Perubahan iklim menyebabkan kebakaran hutan dan lahan serta gangguan panen.
  • Perubahan iklim mengancam penghidupan masyarakat Indonesia.
  • Pemerintah membuka ruang bagi sektor swasta untuk berinvestasi dalam aksi iklim.
  • Kesenjangan pembiayaan dapat ditutup melalui lima mesin pertumbuhan hijau.
  • Dua pintu investasi meliputi pasar karbon atau Nilai Ekonomi Karbon dan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik.
  • Strategi Pembangunan Berketahanan Iklim berpotensi menekan risiko kerugian ekonomi nasional hingga 79,2%.
  • Strategi tersebut setara dengan penurunan risiko kerugian sebesar Rp61,71 triliun.
  • Hutan, gambut, mangrove, laut, dan sawah menjadi aset iklim yang menopang sistem pangan nasional.
  • Masyarakat yang menjaga aset iklim perlu dilindungi.
  • Pernyataan tersebut disampaikan dalam Indonesia International Sustainability Forum pada 7 Oktober 2026.
Tagar Terkait
#perubahan iklim#apbn#kerugian ekonomi#pembiayaan iklim#nilai ekonomi karbon#sekolah hijau
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.

Buka Sumber di Sindonews

Warta Terkini Lainnya