Beranda Kamis, 8 Oktober 2026

!online

News Netral

Laporan Terbaru Kerugian Pesawat Tempur dan Drone AS di Perang Iran: Ada yang Ditembak Sendiri

Kamis, 8 Oktober 2026, 23:14 WIB Sumber: Republika Dibaca 7 kali
Ukuran:

Laporan Congressional Research Service mengungkapkan setidaknya 81 pesawat, helikopter, dan drone milik Amerika Serikat hilang atau rusak selama operasi militer terhadap Iran sejak serangan dimulai pada 28 Februari, dengan perkiraan kerugian mencapai 3,3 miliar dolar AS. Kerugian terbesar terjadi pada drone MQ-9 Reaper dengan 45 unit hilang, disusul 12 pesawat tempur F-15E Strike Eagle termasuk tiga unit yang tertembak oleh pihak sendiri di wilayah udara Kuwait pada Maret lalu.

Poin-Poin Utama

  • Sedikitnya 81 pesawat, helikopter, dan drone milik Amerika Serikat hilang atau mengalami kerusakan selama operasi militer terhadap Iran.
  • Kerugian diperkirakan mencapai 3,3 miliar dolar Amerika Serikat.
  • Laporan diterbitkan oleh Congressional Research Service (CRS) dan diperbarui pada September 2026.
  • Amerika Serikat memulai serangan terhadap Iran pada 28 Februari, atau sekitar tujuh bulan sebelum laporan diterbitkan.
  • Sebanyak 45 unit drone MQ-9 Reaper dilaporkan hilang, menjadi kerugian terbesar dalam daftar.
  • Dua belas pesawat tempur F-15E Strike Eagle tercatat dalam daftar kerugian.
  • Tiga pesawat F-15E hancur akibat tembakan dari pihak sendiri di atas wilayah udara Kuwait pada Maret.
  • Satu pesawat tempur F-35A Lightning II mengalami kerusakan.
  • Dua pesawat A-10 Thunderbolt II mengalami kerusakan.
  • Tujuh pesawat tanker KC-135 untuk pengisian bahan bakar di udara mengalami kerugian.
  • Satu pesawat E-3 Sentry untuk peringatan dini dan pengawasan udara mengalami kerusakan.
  • Jumlah pesawat, helikopter, dan drone yang mengalami kerusakan atau kehilangan berpotensi bertambah seiring masuknya pembaruan data terbaru.
  • Iran menegaskan akan melawan jika diserang.
Tagar Terkait
#amerika serikat#iran#perang#drone#militer#pesawat tempur#congressional research service
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya