Beranda Jumat, 9 Oktober 2026

!online

Kesehatan Netral

28 Ribu Jiwa Terdampak ISPA Sepanjang Karhutla di Riau Tahun Ini

Jumat, 9 Oktober 2026, 04:02 WIB Sumber: CNN Dibaca 8 kali
Ukuran:

Kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau sejak Agustus hingga Oktober 2026 telah berdampak pada sekitar 28 ribu jiwa yang terdampak Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menurut data dari 12 kabupaten dan kota di Riau. Kepala Dinas Kesehatan Riau Zulkifli menyatakan bahwa data tersebut masih perlu diverifikasi karena belum disaring untuk mengetahui apakah terdapat kunjungan berulang. Dinas Kesehatan Riau telah mengaktifkan posko kesehatan, rumah oksigen, dan(pos lintas di Pekanbaru) serta membagikan masker ke daerah dengan kategori ISPU Berbahaya seperti Kabupaten Siak dan Kampar.

Poin-Poin Utama

  • Kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau terjadi sejak Agustus hingga Oktober 2026.
  • Total 28.000 jiwa terdampak Infeksi Saluran Pernapasan Akut sepanjang periode karhutla.
  • Kepala Dinas Kesehatan Riau Zulkifli menyampaikan data tersebut dari 12 kabupaten dan kota.
  • Peningkatan kasus ISPA mencapai 331 kasus pada hari Selasa dan 263 kasus pada hari Rabu.
  • Data 28.000 kasus masih memerlukan verifikasi ulang karena belum disaring dari kunjungan berulang.
  • Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menginstruksikan penanganan kabut asap secara kolaboratif.
  • Lima pos kesehatan disiagakan di Pekanbaru beserta petugas medis dan ambulans.
  • Masyarakat terdampak kabut asap dapat langsung datang ke pos kesehatan yang telah disiapkan.
  • Kabupaten Siak dan Kampar masuk kategori berbahaya pada indeks standar pencemar udara.
  • Dinas Kesehatan Riau mengaktifkan posko kesehatan dan rumah oksigen.
  • Rumah oksigen terletak di belakang Perpustakaan Wilayah Jalan Cut Nyak Dien.
  • Seluruh kasus ISPA ditangani di layanan puskesmas dan tidak ada yang dirujuk.
  • Pejabat daerah dan stakeholder terkait membagikan masker di Kabupaten Siak dan Kampar.
Tagar Terkait
#karhutla#ispa#riau
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.

Buka Sumber di CNN

Warta Terkini Lainnya