Kopi Gayo Tumbuh di Lereng Merapi, Klaten Bidik Panen Berkualitas
Pemkab Klaten menyalurkan bibit kopi arabika varietas Gayo 3 kepada empat kelompok petani kopi dari desa-desa di lereng Gunung Merapi, sebagai hasil kerja sama dengan Pvtemkab Gayo Lues, Aceh. Varietas unggul ini dipilih karena produktivitas tinggi dan mudah beradaptasi di dataran tinggi vulkanik, dengan harapan meningkatkan produktivitas kopi Klaten. Kerja sama ini berdasarkan nota kesepahaman yang ditandatangani oleh kedua kabupaten pada Juli lalu.
Poin-Poin Utama
- Pemkab Klaten bekerja sama dengan Pvtemkab Gayo Lues, Aceh, dalam pengembangan kopi.
- Bibit kopi arabika varietas Gayo 3 atau Ateng Super dibagikan kepada petani di lereng Gunung Merapi.
- Bibit disalurkan kepada empat kelompok tani dari Desa Panggang, Balerante, Sidorejo, dan Tegalmulyo.
- Keempat desa tersebut berada di Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten.
- Bibit diserahkan langsung oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Taman Nasional Gunung Merapi.
- Penyerahan bibit berlangsung pada Kamis, 8 Oktober.
- Varietas Gayo 3 dikenal memiliki produktivitas panen lebih tinggi dibanding varietas lainnya.
- Varietas Gayo 3 mudah beradaptasi di dataran tinggi wilayah vulkanik.
- Bibit akan disemaikan dan dikembangkan dalam kurun waktu tiga tahun.
- Sebelum masuknya Gayo 3, petani lereng Merapi Klaten sudah mengembangkan varietas Lini S, Typica, dan Abissinia.
- Nota kesepahaman ditandatangani oleh Bupati Klaten dan Bupati Gayo Lues Suhaidi.
- Penandatanganan berlangsung dalam rangkaian upacara Hari Jadi Klaten ke-222 pada Juli.
- Kerja sama mencakup pengembangan pertanian padi, pengelolaan lahan persawahan, dan pengembangan perkebunan kopi.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.