Beranda Sabtu, 10 Oktober 2026

!online

Tekno Netral

BMKG Prediksi Awal Musim Hujan DIY Mundur ke Dasarian III November 2026

Sabtu, 10 Oktober 2026, 21:11 WIB Sumber: Media Indonesia Dibaca 10 kali
Ukuran:

BMKG memprediksi awal musim hujan di DIY periode 2026/2027 mundur ke Dasarian III November 2026 akibat aktifnya Monsun Australia dan fenomena El Nino Southern Oscillation yang sangat kuat. Seluruh wilayah DIY mengalami kemunduran setidaknya tiga dasarian dari rata-rata normal, dengan puncak musim hujan diprediksi terjadi pada Februari dan Maret 2027. BMKG menetapkan status AWAS kekeringan meteorologis untuk seluruh wilayah DIY serta mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di Samudera Hindia selatan DIY.

Poin-Poin Utama

  • Awal musim hujan periode 2026/2027 di DIY diprediksi mundur hingga Dasarian III November 2026.
  • Kemunduran musim hujan di DIY dipengaruhi oleh aktifnya Monsun Australia dan fase ENSO yang sangat kuat.
  • Fenomena El Nino berpeluang bertahan hingga awal tahun 2027.
  • Seluruh wilayah DIY mengalami kemunduran awal musim hujan minimal tiga dasarian dari normal.
  • Sebaran awal musim hujan DIY meliputi Dasarian III November 2026 (2 ZOM, 25%).
  • Sebaran awal musim hujan DIY meliputi Dasarian I Desember 2026 (3 ZOM, 37,5%).
  • Sebaran awal musim hujan DIY meliputi Dasarian II Desember 2026 (3 ZOM, 37,5%).
  • Puncak musim hujan DIY diprediksi terjadi pada Februari 2027 (50% wilayah) dan Maret 2027 (50% wilayah).
  • Durasi musim hujan DIY lebih pendek setidaknya tiga dasarian dari normal.
  • Total curah hujan musim hujan DIY berkisar antara 1.001 hingga 2.000 mm.
  • BMKG menetapkan status AWAS kekeringan meteorologis untuk seluruh wilayah DIY pada Dasarian II Oktober 2026.
  • Gelombang tinggi berpeluang mencapai 2,5 hingga 4,0 meter di Samudera Hindia selatan DIY.
  • Gelombang tinggi dipicu pola angin timur berkecepatan 14-17 knots dan siklon tropis Koguma.
  • Kapal Ferry berisiko bila angin lebih dari 21 knots dan gelombang lebih dari 2,5 meter.
  • Masyarakat diimbau memangkas dahan pohon rawan tumbang dan membersihkan saluran air sebagai langkah mitigasi.
Tagar Terkait
#bmkg#el nino#kekeringan#yogyakarta#gelombang tinggi#musim hujan#diy
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya