Bulog gelontorkan 300 ribu ton beras premium untuk kendalikan harga
Perum Bulog diperintahkan menggelontorkan 300 ribu ton beras premium untuk mengintervensi harga di pasaran yang mengalami kenaikan akibat musim bukan panen pada September hingga Desember serta menurunnya pasokan gabah dari petani. Bulog telah mendistribusikan 71-72 ribu ton beras premium melalui ritel modern dan agen di pasar, sementara beras medium dinyatakan aman dengan penyerapan petani mencapai 4,11 juta ton sepanjang 2026.
Poin-Poin Utama
- Perum Bulog diperintahkan menggelontorkan 300 ribu ton beras premium untuk mengendalikan harga.
- Pernyataan disampaikan oleh Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani di Jakarta.
- Kenaikan harga beras premium terjadi pada September hingga Desember yang bukan musim panen.
- Harga gabah saat ini di atas Rp7.000 per kilogram.
- Kenaikan harga beras premium disebabkan oleh penurunan pasokan dan produksi petani.
- Stok beras medium tetap aman karena bukan musim panen tidak memengaruhinya.
- Bulog telah menyerap 4,11 juta ton beras petani sepanjang tahun 2026.
- Bulog mendistribusikan 71-72 ribu ton beras premium ke pasar.
- Distribusi beras premium dilakukan melalui ritel modern dan agen Bulog.
- Bulog membeli gabah secara komersial untuk diolah menjadi beras premium.
- Beras premium sudah mulai tersedia di toko dan ritel modern.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Antara News.