100 NGO: Gencatan Senjata Di Gaza Bohong Belaka
Lebih dari 100 organisasi kemanusiaan, hak asasi manusia, dan masyarakat sipil menyatakan bahwa gencatan senjata di Gaza yang dicapai pada Oktober 2025 hanya ada di atas kertas, karena Israel terus membunuh dan melukai warga Palestina setiap hari serta membatasi bantuan dan material pembangunan. Dalam kurun waktu satu tahun sejak gencatan senjata diumumkan, serangan Israel menewaskan lebih dari 1.400 warga Palestina termasuk sedikitnya 327 anak-anak, sementara lebih dari 74.000 warga Palestina gugur dan 175.000 lainnya terluka sejak perang dimulai pada Oktober 2023. Saat ini sekitar 1,4 juta orang menghadapi kelaparan tingkat krisis, 80 persen bangunan di Gaza rusak, dan seluruh rumah sakit beroperasi jauh di bawah kapasitas akibat kekurangan obat, peralatan, dan bahan bakar.
Poin-Poin Utama
- Israel terus membunuh warga Gaza setiap harinya meskipun gencatan senjata telah disepakati.
- Serangan terhadap sebuah kendaraan di sebelah selatan Kota Gaza pada 24 September 2026 menewaskan satu orang dan melukai tiga lainnya.
- Lebih dari 100 organisasi kemanusiaan, hak asasi manusia, dan masyarakat sipil menyatakan gencatan senjata Gaza hanya ada di atas kertas.
- Lebih dari 1.400 warga Palestina termasuk sedikitnya 327 anak-anak telah tewas sejak gencatan senjata ditandatangani.
- Hampir satu anak di Gaza tewas setiap harinya sejak gencatan senjata pada 10 Oktober 2025 diumumkan.
- Lebih dari 74.000 warga Palestina gugur dan 175.000 lainnya terluka sejak perang dimulai pada Oktober 2023.
- Sekitar satu dari setiap 13 orang di Gaza telah menjadi korban jiwa atau terluka.
- Organisasi Kesehatan Dunia memperkirakan sekitar 24 persen korban luka mengalami cedera yang mengubah hidup.
- Tidak satu pun dari 36 rumah sakit di Gaza beroperasi dengan kapasitas penuh.
- Lebih dari 18.500 pasien termasuk sedikitnya 4.000 anak-anak memerlukan evakuasi medis.
- Lebih dari 1.000 orang telah meninggal dunia saat menunggu evakuasi medis.
- Hampir 2 juta warga Palestina sangat membutuhkan tempat berlindung karena 80 persen bangunan telah rusak.
- 1,4 juta orang di Gaza menghadapi kelaparan tingkat krisis atau lebih buruk hingga akhir tahun.
- Pasukan Israel menembak mati setidaknya satu warga Palestina di kawasan kamp pengungsi al-Musaddar, Maghazi, dan Bureij pada Jumat.
- Setidaknya delapan warga Palestina tewas dan puluhan lainnya terluka akibat serangan pada Kamis di Jalur Gaza.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.