Koalisi Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi Usai Serangan ke Bandara Riyadh
Koalisi militer Arab Saudi mencégat dan menghancurkan rudal balistik yang ditembakkan milisi Houthi ke arah Khamis Mushait, setelah sebelumnya kelompok tersebut melancarkan serangan ke Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, yang menewaskan satu orang dan melukai sebelas orang. Serangan itu terjadi sehari setelah serangan serupa di bandara yang sama menewaskan dua belas orang dan melukai lebih dari tiga ratus orang lainnya. Otoritas Pertahanan Sipil Arab Saudi sempat mengeluarkan peringatan bahaya di kota Abha dekat lokasi pencegatan sebelum mencabutnya dua menit kemudian.
Poin-Poin Utama
- Koalisi militer Arab Saudi mencégat dan menghancurkan rudal balistik yang ditembakkan milisi Houthi ke arah Khamis Mushait.
- Serangan rudal balistik Houthi terjadi seusai serangan menewaskan satu orang di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh.
- Juru bicara koalisi Mayor Jenderal Turki al-Malki mengumumkan pencegatan rudal tersebut melalui platform X.
- Otoritas Pertahanan Sipil Arab Saudi sempat mengeluarkan peringatan potensi bahaya di kota Abha.
- Peringatan bahaya di Abha dicabut dua menit kemudian setelah bahaya dinyatakan berlalu.
- Serangan di bandara menewaskan satu orang dan melukai 11 orang.
- Proyektil tak dikenal menghantam Terminal 4 Bandara Internasional King Khalid pada Minggu sore.
- Hantaman proyektil memicu kebakaran di terminal bandara.
- Serangan Minggu sore terjadi sehari setelah serangan sebelumnya di bandara yang sama.
- Serangan sebelumnya menewaskan 12 orang dan melukai lebih dari 300 orang.
- Milisi Houthi yang pro-Iran bertanggung jawab atas peluncuran rudal balistik.
- Koalisi militer Arab Saudi memimpin operasi di Yaman.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.