Beranda Senin, 12 Oktober 2026

!online

Ekonomi Netral

Rupiah Menguat ke Rp17.894 per Dolar AS Dipicu Penurunan Harga Minyak

Senin, 12 Oktober 2026, 11:11 WIB Sumber: Media Indonesia Dibaca 9 kali
Ukuran:

Rupiah menguat tipis ke posisi Rp17.894 per dolar AS pada perdagangan Senin, didorong oleh penurunan harga minyak mentah dan koreksi indeks dolar AS yang dipicu oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump mengenai kesepakatan energi dengan Rusia yang siap meningkatkan pasokan solar ke pasar global. Stabilitas rupiah juga didukung oleh lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia yang menyerap dana Rp30 triliun dengan penurunan yield SRBI, meskipun pelaku pasar tetap mencermati sentimen internal berupa indeks keyakinan konsumen dan penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan serta Sumatera.

Poin-Poin Utama

  • Rupiah menguat tipis 5 poin atau 0,03% ke posisi Rp17.894 per dolar AS pada Senin (12/10).
  • Pada penutupan sebelumnya rupiah berada di level Rp17.899 per dolar AS.
  • Penguatan rupiah didorong oleh penurunan harga minyak mentah dan indeks dolar AS.
  • Rupiah diproyeksikan bergerak di kisaran Rp17.870 hingga Rp17.900 per dolar AS.
  • Harga minyak mentah berjangka Brent turun 0,91% menjadi 103,95 dolar AS per barel.
  • Indeks dolar AS mengalami koreksi tipis ke level 102,2.
  • Rusia siap meningkatkan pasokan solar mulai 300 ribu ton pada Oktober.
  • Pasokan solar Rusia ditargetkan mencapai 1 juta ton pada Desember.
  • Putin menegaskan kesiapan pasokan minyak bumi untuk pasar global dan AS.
  • Bank Indonesia menyerap dana sebesar Rp30 triliun melalui SRBI.
  • Yield SRBI tenor 6 bulan tercatat 6,55%.
  • Yield SRBI tenor 9 bulan tercatat 6,52%.
  • Yield SRBI tenor 12 bulan tercatat 6,68%.
  • Pelaku pasar mencermati data indeks keyakinan konsumen.
  • Pemerintahan fokus menangani karhutla di Kalimantan dan Sumatera.
Tagar Terkait
#donald trump#rupiah#vladimir putin#dolar as#harga minyak#srbi
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya