Cerita Rumah Warga OKI Nyaris Ludes oleh Karhutla, Jarak Api 5 Meter
Sepuluh rumah di Kelurahan Perigi, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, nyaris ludes terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan yang merambat hingga ke permukiman warga dengan jarak api hanya sekitar 5 meter dari dinding rumah. Tim gabungan Damkar, Manggala Agni, dan BPBD berhasil memadamkan api yang telah menghanguskan sekitar 20 hektare lahan gambut dalam waktu dua hari, dengan warga menduga kebakaran disengaja oleh orang tak dikenal untuk membuka lahan baru. Meski sudah ditangani, warga masih berjaga-jaga di lokasi untuk mengantisipasi kebakaran susulan mengingat kawasan tersebut merupakan lahan gambut yang sangat mudah terbakar saat musim kemarau.
Poin-Poin Utama
- Sepuluh rumah di Kelurahan Perigi, Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, nyaris ludes terbakar.
- Kebakaran hutan dan lahan merambat hingga ke permukiman warga pada akhir pekan lalu.
- Kobaran api besar dengan asap tebal hanya beberapa meter dari dinding rumah warga.
- Tim gabungan Damkar, Manggala Agni, dan BPBD berhasil menghentikan api agar tidak merembet ke rumah warga lainnya.
- Sholeh, warga Kelurahan Perigi, mengatakan kebakaran terjadi selama dua hari terakhir.
- Warga saling menjaga rumah masing-masing sambil menunggu kedatangan tim pemerintah.
- Satu rumah berkebun hangus terbakar.
- Sekitar 10 rumah nyaris terbakar dengan jarak api hanya 5 meter dari dinding rumah.
- Kebakaran lahan gambut menghanguskan sekitar 20 hektare.
- Titik awal kebakaran seluas 5 hectare kemudian merambat meluas.
- Api berasal dari lahan gambut dan menjalar hingga kawasan Lembak Permai.
- Warga menduga kebakaran sengaja dilakukan orang tidak dikenal untuk membuka lahan baru.
- Warga masih berjaga-jaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kebakaran susulan.
- Kawasan tersebut merupakan lahan gambut yang sangat mudah terbakar saat musim kemarau.
- Warga berharap BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, dan relawan selalu siaga di Kelurahan Perigi.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.