436 prajurit TNI AU resmi jadi pasukan Korpasgat
Sebanyak 436 prajurit TNI AU secara resmi menjadi prajurit Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) melalui proses penyematan baret jingga di Pantai Santolo, Garut, pada Senin (12/10), setelah menyelesaikan rangkaian pendidikan komando yang menuntut ketangguhan fisik, mental, disiplin, dan semangat pantang menyerah. Baret jingga yang disematkan menjadi simbol perjuangan, pengorbanan, disiplin, ketahanan fisik, kekuatan mental, serta semangat pantang menyerah yang telah ditempa selama pendidikan. Kepala Staf Korpasgat berharap para prajurit mau menghargai baret tersebut dengan memberikan kinerja terbaik sebagai prajurit dalam mempertahankan kedaulatan negara, serta mempertahankan semangat juang dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.
Poin-Poin Utama
- Sebanyak 436 prajurit TNI AU secara resmi menjadi prajurit Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat).
- Penyematan baret jingga dilakukan di Pantai Santolo, Garut, pada Senin, 12 Oktober.
- Para prajurit telah menyelesaikan rangkaian pendidikan komando Korpasgat.
- Prosesi upacara pembaretan dipimpin langsung oleh Kepala Staf Korpasgat (Kaskorpasgat) Marsda TNI Anis Nurwahyudi.
- Kaskorpasgat Anis Nurwahyudi mewakili Panglima Korpasgat Marsdya TNI Deny Muis.
- Baret jingga merupakan simbol keberhasilan melewati pendidikan komando Korpasgat.
- Pendidikan komando Korpasgat menuntut ketangguhan fisik, mental, disiplin, dan semangat pantang menyerah.
- Baret jingga melambangkan perjuangan, pengorbanan, disiplin, ketahanan fisik, dan kekuatan mental.
- Kepala Penerangan Korpasgat adalah Kolonel (Pas) Jaito Novyan Sulistiyono.
- Para prajurit Korpasgat diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan satuan maupun masyarakat.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Antara News.