Beranda Jumat, 18 September 2026

!online

Hukum Negatif

TNI AU Bantah Serda Ahmad Tewas Dianiaya Senior karena Salah Beli Mi

Rabu, 16 September 2026, 12:05 WIB Sumber: CNN
Ukuran:

TNI Angkatan Udara membantah informasi yang menyebut Serda Ahmad Muzammil dianiaya senior karena salah membeli mi. Menurut Puspom TNI AU, penganiayaan bermula ketika Serda MTS meminta junibernya Serda RP untuk membantu tugas dinas, namun Serda RP menutup telepon sehingga Serda MTS marah, lalu menghukum Serda RP dengan push up dan sit up 100 kali serta memukul Serda ZN, kemudian Serda JM memukul korban tiga kali hingga pingsan dan akhirnya meninggal dunia di rumah sakit. Empat tersangka yaitu Serda MTS, Serda MAD, Serda JM, dan Serda AH telah ditetapkan dan ditahan.

Poin-Poin Utama

  • TNI AU membantah kematian Serda Ahmad Muzammil akibat salah membeli mi.
  • Komandan Puspom TNI AU Mayor Marsda Daan Sulfi menyampaikan penjelasan dalam konferensi pers pada 16 September.
  • Peristiwa penganiayaan terjadi pada hari Selasa, 8 September.
  • Tersangka Serda MTS menelepon junior-nya Serda RP untuk meminta bantuan titip absensi dinas tugas luar kota.
  • Serda RP menutup telepon di tengah percakapan sehingga Serda MTS tersinggung dan marah.
  • Keesokan harinya, 9 September sekitar pukul 21.10 WIB, junior dikumpulkan untuk diberi pembinaan.
  • Serda MTS memerintahkan Serda RP melakukan push up dan sit up masing-masing 100 kali.
  • Serda MTS juga memukul junior lainnya bernama Serda ZN.
  • Sekitar pukul 21.40, Serda MAD, Serda AH, dan Serda JM tiba di lokasi kejadian.
  • Serda JM memukul korban Serda Ahmad Muzammil sebanyak tiga kali dengan tangan kosong di bagian dada.
  • Korban langsung jatuh, lemas, dan pingsan setelah menerima pukulan ketiga.
  • Serda JM mengklaim aksinya sebagai bentuk nasihat kepada korban yang merupakan senior di antara tiga orang.
  • Para pelaku membawa korban tidak sadarkan diri ke rumah sakit terdekat.
  • Korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 23.45 WIB.
  • Puspom TNI AU menetapkan empat tersangka yaitu Serda MTS, Serda MAD, Serda JM, dan Serda AH, kemudian menahan keempatnya.
Tagar Terkait
#militer#penganiayaan#tni au#kekerasan militer
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.

Buka Sumber di CNN

Warta Terkini Lainnya