Beranda Rabu, 14 Oktober 2026

!online

Politik Netral

Trump dan Netanyahu dilaporkan akan serang lagi Iran sebelum pemilu

Rabu, 14 Oktober 2026, 10:03 WIB Sumber: Antara News Dibaca 6 kali
Ukuran:

besaran terhadap Iran menjelang pemilu di kedua negara, berdasarkan informasi intelijen Israel yang menyatakan Iran sedang membangun kembali program nuklirnya. Gedung Putih membantah laporan tersebut dan menyatakan Trump tidak akan menyerang Iran sebelum pemilu sela Kongres AS pada November mendatang. Sebagian besar penasihat AS lebih memilih melanjutkan sanksi dan tekanan ekonomi terhadap Iran, meskipun Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth dan pimpinan CENTCOM mendukung serangan baru.

Poin-Poin Utama

  • Trump dan Netanyahu membahas operasi besar-besaran terhadap Iran menjelang pemilu di kedua negara.
  • Pembahasan terjadi sebelum Trump menyatakan tidak akan menyerang Iran sebelum pemilu sela Kongres AS November.
  • Israel mengklaim Iran berupaya membangun kembali program nuklir.
  • Iran berpotensi mengoperasikan fasilitas Pickaxe Mountain untuk pengayaan uranium.
  • Pejabat Gedung Putih membantah laporan tersebut dan menyebutnya tidak benar.
  • Trump telah menepis kemungkinan serangan sebelum pemilu sela AS.
  • Angkatan bersenjata AS dan Israel tetap dalam status siaga.
  • Trump meminta Netanyahu bersiap tanpa memberikan komitmen apa pun.
  • Menhan AS Pete Hegseth dan pimpinan CENTCOM paling mendukung serangan baru ke Iran.
  • Sebagian besar penasihat Trump lebih memilih sanksi dan tekanan ekonomi terhadap Iran.
  • Letnan Jenderal Eyal Zamir memperingatkan pecahnya pertempuran dapat memaksa penundaan pemilu Israel.
  • Pemilu Israel dijadwalkan pada 27 Oktober.
  • Mediator Qatar masih menunggu tanggapan Iran terhadap usulan balasan terbaru dari AS.
Tagar Terkait
#amerika serikat#iran#israel#konflik#trump#netanyahu#nuklir
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Antara News.

Buka Sumber di Antara News

Warta Terkini Lainnya