Beranda Rabu, 14 Oktober 2026

!online

Lingkungan Netral

Buku Anak Bantu Kenalkan Krisis Lingkungan

Rabu, 14 Oktober 2026, 13:14 WIB Sumber: Republika Dibaca 8 kali
Ukuran:

kritis menjadi cara efektif untuk memperkenalkan isu perubahan iklim dan kerusakan lingkungan kepada anak melalui buku. Pada diskusi di Children Book Festival IIBF 2026, Rintik Publishing memperkenalkan buku "Pulihkan Kembali" yang menggunakan teknik visual dynamic negative space untuk menggambarkan keterhubungan manusia dengan lingkungan serta dampak upaya kolektif dalam pemulihan. Para ahli menekankan pentingnya penyampaian isu lingkungan sesuai usia anak tanpa menakut-nakuti agar anak dapat memahami dan tergerak untuk bertindak nyata.

Poin-Poin Utama

  • Perubahan iklim, pencemaran, dan kerusakan lingkungan perlu dikenalkan kepada anak sejak dini.
  • Pendekatan literasi eko-kritis membantu anak memahami hubungan manusia dengan alam.
  • Diskusi berlangsung di panggung Children Book Festival pada 5 Oktober 2026.
  • Acara tersebut merupakan bagian dari Indonesia International Book Fair 2026 di Jakarta International Convention Center.
  • Rintik Publishing yang berada di bawah PT GTS Literanesia Adabi memperkenalkan buku Pulihkan Kembali.
  • Buku Pulihkan Kembali merupakan edisi bahasa Indonesia dari karya Turn It Around oleh Jenny Molendyk Divleli dan Somaye Mohamady.
  • Editor buku Pulihkan Kembali adalah Ahliana Afifati Sani.
  • Buku tersebut menggunakan teknik dynamic negative space untuk menggambarkan keterhubungan manusia dengan lingkungan.
  • Teknik dynamic negative space memanfaatkan ruang kosong yang berubah mengikuti perkembangan cerita.
  • Psikiater anak dan remaja Fransiska Kaligis mengatakan penyampaian isu lingkungan perlu disesuaikan dengan usia anak.
  • Fransiska Kaligis akrab dipanggil dr. Cika.
  • Ajeng Satiti Ayuningtyas merupakan pendiri Sekolah Cinta Anak Indonesia.
  • Ajeng menyatakan pendidikan lingkungan tidak cukup hanya melalui teori.
  • Ajeng menjelaskan anak juga belajar dari kebiasaan sehari-hari seperti memilah sampah dan mematikan lampu.
  • Buku dapat menjadi sarana bagi orang tua untuk membuka percakapan tentang persoalan lingkungan.
Tagar Terkait
#lingkungan#perubahan iklim#anak#pendidikan lingkungan#buku anak#literasi eko-kritis
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya