Beranda Kamis, 15 Oktober 2026

!online

Internasional Negatif

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan: Latar Belakang dan Dampaknya

Kamis, 15 Oktober 2026, 10:10 WIB Sumber: Media Indonesia Dibaca 8 kali
Ukuran:

Pemerintah Azerbaijan melalui amendemen terhadap aturan seragam sekolah melarang penggunaan hijab bagi siswa dan staf, dengan dalil menjaga prinsip sekularisme negara meski sekitar 96 persen populasi beragama Islam. Kebijakan ini memicu gelombang protes luas termasuk aksi mogok makan oleh jurnalis narapidana dan demonstrasi di depan konsulat Azerbaijan di Turki. Presiden Ilham Aliyev merespons kritik dari Turki dengan menyatakan "jangan mencampuri gaya hidup kami" tanpa menyebut nama secara langsung.

Poin-Poin Utama

  • Pemerintah Azerbaijan melarang penggunaan hijab secara tidak langsung bagi siswa dan staf di sekolah.
  • Amendemen disetujui bulan lalu dan melarang pakaian yang melanggar prinsip sekularisme.
  • Sejumlah sekolah mencegah siswa dan guru yang mengenakan hijab untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar.
  • Zahra Hasanova, seorang guru, mengungkapkan kekecewaannya setelah dilarang mengenakan hijab.
  • Amendemen terhadap Deskripsi Seragam Siswa Lembaga Pendidikan Umum Negara bertujuan mencerminkan prinsip sekuler.
  • Sekitar 96 persen populasi Azerbaijan mengidentifikasi diri sebagai Muslim.
  • Konstitusi Azerbaijan mendefinisikan negara tersebut sebagai negara sekuler yang menjamin kebebasan beragama.
  • Pakaian yang mencerminkan sejarah, budaya, serta nilai-nilai nasional hanya boleh dikenakan untuk perayaan tertentu dengan persetujuan Dewan Pedagogis.
  • Standardisasi pakaian di sekolah bertujuan memastikan guru mencerminkan standar profesional.
  • Video yang beredar menunjukkan momen emosional saat siswa memeluk guru sambil menangis karena ditolak masuk sekolah.
  • Setidaknya dua sekolah melakukan boikot kelas sebagai bentuk protes.
  • Polad Aslanov, jurnalis yang menjalani hukuman 13 tahun atas tuduhan pengkhianatan tingkat tinggi, melakukan mogok makan.
  • Pesan mogok makan Polad Aslanov diunggah istrinya, Gulmira Aslanova, di Facebook.
  • Demonstran berkumpul di depan konsulat Azerbaijan di Istanbul untuk mendesak otoritas Baku meninjau kembali keputusan tersebut.
  • Presiden Ilham Aliyev melontarkan kritik kepada Turki dengan berkata "Jangan mencampuri gaya hidup kami".
Tagar Terkait
#protes#azerbaijan#hijab#sekularisme#ilham aliyev
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya