BPBD pastikan penyeberangan Merak tak terganggu erupsi Anak Krakatau
BPBD Kota Cilegon memastikan aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Merak antara Jawa dan Sumatera tetap aman dan lancar meskipun terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau. Kondisi Kota Cilegon secara umum masih aman dengan aktivitas masyarakat berjalan normal, sementara dampak erupsi berupa sebaran debu vulkanik di beberapa titik rumah warga tidak bersifat parah karena arah angin menuju barat daya dan jarak kota yang relatif jauh dari gunung. Sebagai langkah antisipasi, BPBD membagikan masker dan mengimbau warga mengurangi aktivitas luar rumah serta menggunakan masker saat terpaksa keluar.
Poin-Poin Utama
- BPBD Kota Cilegon memastikan aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Merak tetap aman dan lancar meski ada erupsi Gunung Anak Krakatau.
- Pelabuhan Merak menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera melalui rute Merak-Bakauheni.
- Kepala BPBD Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra menyampaikan pernyataan tersebut di Serang pada hari Minggu.
- Kondisi umum Kota Cilegon terpantau aman dan aktivitas masyarakat berjalan normal.
- BPBD telah berkoordinasi dengan OPD terkait termasuk Dinas Kesehatan dan sektor industri di Cilegon.
- BPBD membagikan masker kepada masyarakat sebagai antisipasi dampak abu vulkanik.
- Aziz mengimbau warga mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak.
- Pengguna kendaraan roda dua diimbau menggunakan masker dan penutup kepala saat keluar rumah.
- Tidak ada laporan kerusakan bangunan akibat erupsi tersebut di Cilegon.
- Dampak erupsi di Cilegon berupa sebaran debu vulkanik di beberapa titik rumah warga dalam kategori tidak parah.
- Posisi arah angina tidak menuju langsung ke arah pemukiman.
- Arah angina menuju ke barat daya, bukan ke timur.
- Jarak Kota Cilegon dengan Gunung Anak Krakatau relatif jauh sehingga dampak erupsi lebih minim.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Antara News.