Beranda Kamis, 15 Oktober 2026

!online

Internasional Negatif

Umat Islam di Kashmir Tolak Usulan Khotbah Jumat Seragam di Seluruh Masjid

Kamis, 15 Oktober 2026, 16:12 WIB Sumber: Sindonews Dibaca 9 kali
Ukuran:

otonom Jammu dan Kashmir pada tahun 2019 dan memecahnya menjadi dua wilayah yang dikelola langsung oleh pemerintah pusat India.

Poin-Poin Utama

  • Dewan Wakaf Jammu dan Kashmir mengusulkan penerapan khotbah Jumat seragam di seluruh masjid wilayah tersebut.
  • Usulan ini ditolak keras oleh para politisi dan tokoh agama di Kashmir.
  • Mereka menuduh pemerintah India berupaya mengendalikan ruang-ruang keagamaan umat Muslim.
  • Dewan Wakaf Jammu dan Kashmir dipimpin oleh Darakshan Andrabi.
  • Darakshan Andrabi berafiliasi dengan Partai Bharatiya Janata (BJP).
  • BJP adalah partai berideologi mayoritas Hindu yang dipimpin Perdana Menteri Narendra Modi.
  • Pada tahun 2019, pemerintahan Modi mencabut status semi-otonom wilayah Jammu dan Kashmir.
  • Jammu dan Kashmir kemudian dipecah menjadi dua wilayah yang dikelola langsung pemerintah pusat.
  • Dewan Wakaf bertugas mengawasi aset wakaf umat Muslim sesuai hukum Islam.
  • Usulan khotbah seragam diumumkan pada akhir pekan lalu.
  • Ulama Muslim terkemuka Kashmir mengecam usulan tersebut sebagai campur tangan tidak bertanggung jawab.
  • Andrabi mengatakan satu komite akan dibentuk untuk menentukan materi khotbah seragam.
  • Andrabi mengklaim langkah ini diperlukan untuk menangani penyakit sosial di wilayah tersebut.
  • Andrabi menyebut penyalahgunaan narkoba sebagai salah satu masalah yang ingin ditangani.
Tagar Terkait
#india#masjid#kebebasan beragama#muslim#narendra modi#kashmir#dewan wakaf#khotbah jumat#bjp#jammu dan kashmir
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.

Buka Sumber di Sindonews

Warta Terkini Lainnya