Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Kronologi Warta Ekonomi

Targetkan 20 Persen Bioetanol pada 2028, Pemerintah Perlu Tambahan 20 Pabrik

Pemerintah menargetkan pencampuran bioetanol ke bensin mencapai E20 pada 2028 sesuai Keputusan Menteri ESDM Nomor 113 Tahun 2026, sehingga membutuhkan tambahan sekitar 20 pabrik bioetanol selain lima pabrik eksisting yang hanya mampu memproduksi 70.500 kiloliter. Peta jalan bertahap dimulai dari E5 wajib pada 2026, E10 wajib pada 2027, hingga E20 pada 2028, dengan distribusi dimulai di Jawa lalu meluas ke Bali dan Lampung, serta penerapan khusus untuk bensin nonsubsidi. Kementerian ESDM juga menyiapkan harga indeks pasar untuk bahan baku seperti tongkol jagung dan singkong, regulasi pendukung, serta uji teknis bekerja sama dengan Gaikindo, BRIN, dan lembaga terkait.

Total Warta 3 Laporan
Rentang Waktu 2 Hari Perkembangan
Redaksi Media 2 Portal
Sentimen Dominan Netral
Hari Ke-1

Selasa, 8 September 2026

1 warta
Hari Ke-2

Rabu, 9 September 2026

2 warta
07:32 WIB Republika Netral

Bioetanol E20 Ditargetkan Berlaku 2028

  • Kementerian ESDM menargetkan penerapan campuran bioetanol 20 persen (E20) berlaku pada 2028.
  • Penerapan mandatori dilakukan bertahap: 5 persen pada 2026, 10 persen pada 2027, dan 20 persen pada 2028.
  • Pernyataan tersebut disampaikan oleh Dirjen EBTKE Eniya Listiani Dewi dalam rapat dengan Komisi XII DPR RI pada 9 September 2026.