Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Ekonomi Netral

Menhub Buka 5 Bandara Alternatif 24 Jam Imbas Erupsi Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026, 05:04 WIB Sumber: Republika Dibaca 1 kali
Ukuran:

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengumumkan pembukaan lima bandara alternatif yang beroperasi 24 jam—Kertajati, Semarang (Ahmad Yani), Juanda, Yogyakarta International Airport (YIA), dan Adi Soemarmo Solo—akibat penutupan delapan bandara termasuk Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma imbas sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau hingga Minggu pukul 23.59 WIB. Pemerintah juga menyediakan transportasi darat gratis berupa kereta api dan bus bagi penumpang yang dialihkan ke bandara-bandara tersebut, dengan koordinasi bersama InJourney Airports dan maskapai terkait. Kebijakan ini memberi keleluasaan kepada maskapai dan penumpang untuk memilih memanfaatkan bandara alternatif atau membatalkan perjalanan demi menjaga keselamatan penerbangan.

Poin-Poin Utama

  • Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengoperasikan lima bandara alternatif selama 24 jam.
  • Delapan bandara ditutup akibat sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
  • Bandara yang ditutup: Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Radin Inten II, Husein Sastranegara, Budiarto Curug, Pondok Cabe, Taufik Kiemas, dan Atung Bungsu.
  • Penutupan delapan bandara dijadwalkan hingga Minggu pukul 23.59 WIB.
  • Bandara alternatif yang dibuka: Kertajati (Majalengka), Ahmad Yani (Semarang), Juanda (Surabaya), YIA (Jogja), dan Adi Soemarmo (Solo).
  • Bandara alternatif melayani pendaratan maupun keberangkatan maskapai.
  • Kementerian Perhubungan bersama InJourney Airports menyiapkan dukungan transportasi darat bagi penumpang yang dialihkan.
  • Layanan transportasi darat mencakup kereta api dan bus gratis menuju Kertajati, Juanda, Solo, Semarang, dan Yogyakarta.
  • Tidak ada pungutan biaya transportasi menuju bandara alternatif.
  • Koordinasi layanan dilakukan antara InJourney Airports dan masing-masing maskapai.
  • Informasi pemindahan penerbangan disampaikan maskapai langsung kepada penumpang.
  • Keputusan menggunakan bandara alternatif tetap pada masing-masing maskapai.
  • Setiap maskapai diberi keleluasaan menentukan penggunaan bandara sesuai kebutuhan operasional.
  • Kebijakan ditujukan menjaga mobilitas masyarakat dengan kepentingan mendesak.
  • Pemerintah memastikan koordinasi antarpemangku kepentingan dilakukan intensif selama gangguan berlangsung.
Tagar Terkait
#gunung anak krakatau#abu vulkanik#penerbangan#bandara#dudy purwagandhi#menhub#transportasi udara#injourney
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya