Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Nasional Negatif

Letusan Krakatau 1883 Picu Tsunami Setinggi 40 Meter, Dunia Gelap selama 2,5 Hari

Senin, 7 September 2026, 05:49 WIB Sumber: Sindonews Dibaca 1 kali
Ukuran:

Letusan Gunung Krakatau pada 27 Agustus 1883 menyemburkan material vulkanik hingga membuat langit dunia gelap selama 2,5 hari dan memicu tsunami setinggi 40 meter yang menghancurkan 295 kampung di pesisir Jawa serta Sumatera dan menewaskan 36.417 jiwa. Gelombang tsunami bahkan merambat hingga Hawai, pantai barat Amerika Tengah, dan Semenanjung Arab. Abu vulkanik yang menyelimuti atmosfer menyebabkan penurunan suhu global hingga 1,2 derajat Celsius serta musim dingin yang lebih panjang dari musim panas.

Poin-Poin Utama

  • Erupsi Gunung Krakatau terjadi pada 27 Agustus 1883 di Selat Sunda.
  • Letusan memicu tsunami setinggi 40 meter.
  • Tsunami menerjang pesisir Jawa, Sumatera, Hawaii, Semenanjung Arab, dan pantai barat Amerika Tengah.
  • Gelombang menghancurkan 295 kampung di kawasan pantai.
  • Wilayah terdampak mencakup Merak, Cilamaya, pantai barat Banten, Tanjung Layar di Pulau Panaitan, dan Sumatera bagian selatan.
  • Korban tewas tercatat mencapai 36.417 jiwa.
  • Gelombang tsunami merambat hingga 7.000 kilometer.
  • Di Ujung Kulon, air bah masuk hingga 15 km ke arah barat.
  • Material vulkanik yang dimuntahkan mencapai jutaan kubik.
  • Sekitar 800.000 kilometer kubik langit diselimuti abu vulkanik.
  • Langit dunia gelap selama 2,5 hari.
  • Abu vulkanik menyebarkan partikel ke seluruh dunia, termasuk langit London.
  • Suhu global turun hingga 1,2 derajat Celsius.
  • Musim dingin berlangsung lebih panjang dibanding musim panas.
  • Letusan juga mengubah iklim dunia secara drastis.
Tagar Terkait
#gunung anak krakatau#erupsi#selat sunda#tsunami#gunung krakatau#letusan krakatau 1883
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.

Buka Sumber di Sindonews

Warta Terkini Lainnya