Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Nasional Netral

Kertajati, Semarang, hingga Solo Disiagakan Layani Pengalihan Penerbangan Jakarta

Senin, 7 September 2026, 08:18 WIB Sumber: Media Indonesia
Ukuran:

Pemerintah menyiagakan lima bandara alternatif (Kertajati, Semarang, Juanda, YIA, Solo) beroperasi 24 jam menyusul penutupan sementara delapan bandara di Banten, Jakarta, Jawa Barat, Lampung, dan Sumatra Selatan akibat paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Bandara-bandara tersebut melayani pengalihan penerbangan dan keberangkatan baru, dengan rincian delapan bandara yang ditutup meliputi Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Radin Inten II, Husein Sastranegara, Budiarto, Pondok Cabe, Taufik Kiemas, dan Atung Bungsu. Kemenhub juga menyediakan layanan bus dan kereta gratis dari Soekarno-Hatta menuju bandara pengganti, dengan penumpang bebas memilih melanjutkan perjalanan atau membatalkan tiket.

Poin-Poin Utama

  • Menhub Dudy Purwagandhi announces 24-hour operation of alternative airports due to volcanic ash from Mount Anak Krakatau.
  • Five alternative airports activated: Kertajati (Majalengka), Ahmad Yani (Semarang), Juanda (Surabaya), YIA (Yogyakarta), Adi Soemarmo (Solo).
  • Eight airports closed temporarily due to volcanic ash exposure across Banten, Jakarta, West Java, Lampung, and South Sumatra.
  • Closure of eight impacted airports scheduled until Sunday (6/9/2026) at 23.59 WIB for aviation safety.
  • Closed airports: Soekarno-Hatta (Tangerang), Halim Perdanakusuma (Jakarta), Radin Inten II (Lampung), Husein Sastranegara (Bandung).
  • Closed airports: Budiarto (Tangerang), Pondok Cabe (South Tangerang), Taufik Kiemas (Pesisir Barat, Lampung), Atung Bungsu (Pagar Alam, South Sumatra).
  • Kemenhub collaborates with InJourney Airports to provide free ground transportation for diverted passengers from Soekarno-Hatta.
  • Free bus and train services available for passengers rerouted to Kertajati, Semarang, Solo, Yogyakarta, or Surabaya.
  • All costs for ground transport borne by government and airport operators under force majeure emergency handling.
  • Passengers given option to continue travel via alternative airport or cancel ticket per airline policy.
Tagar Terkait
#gunung anak krakatau#abu vulkanik#bandara soekarno-hatta#penerbangan#kemenhub#dudy purwagandhi#kertajati#force majeure
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya