Beranda Sabtu, 7 November 2026

!online

Khazanah Negatif

Menimbang Otoritas Al-Albani dan Masa Depan Ilmu Kritik Hadis Di Era Medsos

Senin, 7 September 2026, 10:32 WIB Sumber: Republika Dibaca 8 kali
Ukuran:
Prinsip Fair Use (Kutipan Wajar Nirlaba): Laman ini hanya menyajikan cuplikan ringkas dan analisis topik untuk keperluan riset & pemantauan warta publik secara non-komersial. Seluruh hak cipta dan naskah liputan utuh adalah milik sah redaksi Republika.

Albani di media sosial, yang seharusnya menjadi pertanyaan metodologis, bukan pertarungan label. Al-Albani (1914–1999) dinilai berjasa merevitalisasi, mensistematisasi, dan mempopulerkan tradisi jarh wa ta'dil dalam konteks modern, meski bukan pencipta ilmu kritik...

Sorotan Poin Topik

  • Al-Albani lahir 1914 di Shkodër, Albania, wafat 1999.
  • Tumbuh di Damaskus, pelajari Al-Qur’an, bahasa Arab, fikih Hanafi, dan ilmu hadis.
Tagar Terkait
#media sosial#tabayyun#al-albani#kritik hadis#ilmu hadis#muhaddits#bahits fi al-hadits
Baca Liputan Lengkap di Republika

online.co.id adalah platform kurasi warta nirlaba. Seluruh hak cipta, naskah komprehensif, dan materi editorial dimiliki penuh oleh Republika.

Buka Artikel Asli di Republika

Warta Terkini Lainnya