Raja yang Hilang di 'Perang Gowa'
Buku "Perang Gowa 1905-1906" karya A Makmur Makka mengisahkan "ghaibnya" Raja Gowa, I Makkulau Daeng Serang Karaeng Lembangparang, yang hilang di tengah perang melawan Hindia Belanda pada 1905-1906. Buku ini terbit pada 2026 oleh penerbit Satria Publisher dengan mengambil pendekatan fokus pada secuil peristiwa besar tersebut, namely seorang raja yang lenyap dan orang-orang yang mencarinya, sebagai pintu masuk ke rumah sejarah. Pendekatan ini dinilai efektif karena sejarah yang terlalu luas cukup ditelaah melalui satu sudut kecil, bukan harus diceritakan secara ensiklopedis.
Poin-Poin Utama
- Buku "Perang Gowa 1905-1906" ditulis oleh A Makmur Makka.
- Buku ini diterbitkan pada tahun 2026.
- Buku setebal 175 halaman.
- Penerbit buku adalah Satria Publisher.
- Buku peluncuran dilaksanakan di Jakarta.
- Buku mengisahkan hilangnya Raja Gowa I Makkulau Daeng Serang Karaeng Lembangparang.
- Raja Gowa bergelar Sultan Husain Tuminanga ri Bundu'na.
- Raja Gowa hilang saat perang melawan Hindia Belanda.
- Perang Gowa berlangsung pada 1905-1906.
- Di Makassar terdapat puluhan makam raja.
- Beberapa makam raja tidak memiliki papan nama.
- Rumah Andi Makmur Makka terletak di pinggir pantai Makassar Sulawesi Selatan.
- Rumah Andi Makmur Makka bertingkat dan terbuat dari kayu keras.
- Tokoh yang terlibat perlawanan kolonial lebih mudah dikenali dalam ingatan.
- Novel berfokus pada satu pintu kecil untuk masuk ke rumah sejarah.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.