Dari Kie Raha ke Jakarta, Pemprov Malut Buka Jalan WUB & IKM Naik Kelas
Pakesang, Amalia Queenlove, Sulamina, dan KTH Buku Manyeku—untuk mengikuti Tjipta UMKM Fair di Jakarta dengan membawa produk khas Kie Raha seperti kenari, sagu, kopi, cokelat, dan minyak cengkeh. Gubernur Sherly Tjoanda menilai kegiatan tersebut penting untuk membuka akses promosi, jejaring, dan pasar bagi pelaku usaha daerah agar dapat tumbuh menjadi usaha yang berdaya saing. Kepala Disperindag M. Ronny Saleh menambahkan bahwa fasilitasi ini bukan hanya memamerkan produk, tetapi juga memberikan pengalaman bagi pelaku usaha untuk memahami selera pasar dan mengukur kesiapan masuk ke pasar yang lebih besar.
Poin-Poin Utama
- Maluku Utara's Trade and Industry Agency facilitated four local entrepreneurs for Tjipta UMKM Fair in Jakarta.
- Tjipta UMKM Fair hosted 108 UMKM participants from seven Sinar Mas business pillars.
- Governor Sherly Tjoanda visited Maluku Utara booth on second day, Friday (4/9).
- Four participating brands: Pakesang, Amalia Queenlove, Sulamina, and KTH Buku Manyeku.
- Pakesang showcased Aer Guraka, coffee variants, kenari products, and sagu.
- Amalia Queenlove presented Halua Kenari, Kue Putar Mini, and Biscuit Kenari Rempah.
- Sulamina displayed multiple chocolate product variants.
- KTH Buku Manyeku brought clove oil product.
- Featured commodities included kenari, sagu, coffee, spices, and cloves.
- Fair aimed to connect local businesses with broader market access and networks.
- Government committed to ongoing promotion facilitation and business coaching for WUB and IKM.
- Collaboration framework involves government facilitation, private sector platforms, and local entrepreneurs.
- Event organized by Sinar Mas through Tjipta Foundation.
- Disperindag Head M. Ronny Saleh emphasized holistic support beyond product display.
- Maluku Utara seeking to elevate Kie Raha regional products to wider national recognition.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.