Bupati Sidoarjo Kesal SPPG Enggan Biayai Pengobatan Korban Keracunan MBG
Bupati Sidoarjo Subandi kecewa terhadap SPPG yang enggan menanggung biaya perawatan ratusan pelajar dan santri korban keracunan MBG, padahal seharusnya tanggung jawab hukum jatuh kepada penyelenggara SPPG. Pemkab Sidoarjo tetap mendukung program MBG sebagai program pemerintah pusat dan berharap kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi perbaikan secara nasional. Data terakhir mencatat 748 korban keracunan, dengan 728 pasien sudah rawat jalan dan 20 pasien masih menjalani rawat inap.
Poin-Poin Utama
- Bupati Sidoarjo Subandi kecewa terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) karena lepas tangan dari biaya perawatan korban keracunan.
- SPPG dinilai melanggar tanggung jawab hukum sebagai penyelenggara program makanan.
- Seluruh biaya pengobatan ratusan korban selama ini ditanggung pemerintah kabupaten, bukan pihak SPPG.
- Pemkab Sidoarjo bukan pihak berwenang menanggung biaya saat musibah keracunan terjadi.
- Subandi tetap mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai program pemerintah pusat.
- Kejadian di Sidoarjo diharapkan menjadi evaluasi perbaikan pelaksanaan program MBG secara nasional.
- Total korban keracunan MBG di Sidoarjo tercatat mencapai 748 orang.
- Data korban berdasarkan update terakhir per Jumat, 4 September 2026.
- Informasi jumlah korban disampaikan Kepala Dinkes Kabupaten Sidoarjo, dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina.
- Sebanyak 728 pasien telah diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan.
- Sebanyak 20 pasien masih menjalani rawat inap di rumah sakit.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.