Sekolah yang Menjadi Monumen Perang Iran
Serangan udara Amerika Serikat pada 28 Februari 2026 menghantam Sekolah Shajareh Tayyebeh di Minab, Iran, menewaskan sedikitnya 156 orang termasuk 120 anak-anak, dan menjadi pembuka Perang Iran. Bangunan sekolah yang rusak parah rencananya akan diubah menjadi museum perang dan monumen peringatan oleh Gubernur Hormozgan. Sementara itu, pemerintahan Trump belum mengakui tanggung jawab langsung atas serangan tersebut meskipun investigasi Associated Press menemukan bukti rudal AS menghantam sekolah itu.
Poin-Poin Utama
- Serangan udara AS pada 28 Februari 2026 memulai Perang Iran.
- Korban tewas dilaporkan mencapai 156 orang, termasuk 120 anak-anak.
- AS mengklaim sekolah terletak bersebelahan dengan kompleks Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
- 191 hari setelah serangan, lokasi tidak lagi berfungsi sebagai sekolah.
- Target serangan adalah sekolah Shajareh Tayyebeh di Minab.
- Perang dimulai oleh Amerika Serikat dan Israel di Iran.
- Pemerintah Trump belum secara langsung menerima tanggung jawab atau merilis temuan Pentagon.
- Investigasi Associated Press menemukan bukti setidaknya satu rudal AS menghantam sekolah.
- Serangan udara AS pekan lalu menghantam sebuah pesta pernikahan di pantai selatan Iran.
- Gedung dua lantai sekolah masih berdiri dalam kondisi rusak parah.
- Gubernur Hormozgan, Mohammad Ashouri Taziani, mengumumkan bangunan akan diubah menjadi museum perang.
- Sebagian pemakaman Minab didedikasikan untuk korban tewas.
- Tiga jenazah korban masih belum ditemukan.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.