Jet-Jet Tempur AS Rusak, Media Barat Sebut Iran Gunakan Rudal Baru dengan Akurasi Ekstrem
15 AS dan satu A-10 Thunderbolt mengalami kerusakan akibat serangan rudal Iran ke pangkalan udara Muwaffaq Salti di Yordania pada 8-9 September 2026 tanpa korban tewas. Serangan ini terjadi sebagai balasan setelah AS menargetkan kapal tanker Iran, dan dilakukan di tengah menipisnya stok rudal Patriot AS. The Daily Telegraph menyebut Iran menggunakan sistem rudal dengan pelacak optik-elektro yang mampu menghancurkan target dengan akurasi ekstrem.
Poin-Poin Utama
- Iran melancarkan serangan rudal ke pangkalan udara Muwaffaq Salti di Yordania pada 8-9 September 2026.
- Sedikitnya delapan jet F-15 AS mengalami kerusakan ringan akibat serangan tersebut.
- Satu jet F-15E Strike Eagle Thunderbolt dilaporkan kehilangan salah satu sayapnya.
- Tidak ada korban tewas dalam serangan rudal Iran tersebut.
- AS pada Selasa sebelumnya menargetkan lima kapal tanker Iran setelah IRGC menyerang kapal AL AS.
- IRGC mengklaim serangan mereka menyasar delapan kapal tanker dan dua kapal perang AS serta pangkalan di Yordania.
- Pasukan AS di Yordania menembakkan sedikitnya 30 rudal Patriot untuk melawan serangan.
- AS dilaporkan mengalami kekurangan stok rudal Patriot dengan cepat.
- Persediaan munisi presisi lainnya juga dilaporkan menipis.
- The New York Post menggambarkan serangan sebagai eskalasi mematikan dalam perang.
- Iran disebut menggunakan rudal optik-elektro saat menargetkan pangkalan Muwaffaq Salti.
- Gelombang serangan IRGC menyasar pangkalan militer AS di Yordania dan kapal AL AS di Selat Hormuz.
- The Daily Telegraph melaporkan serangan menggunakan sistem pelacak optik-elektro.
- Sistem itu mengandalkan sensor dan kamera untuk memburu serta menghancurkan target.
- Sistem pelacak optik-elektro didesain untuk menghasilkan akurasi ekstrem.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.