Transjakarta Sempat Matikan Lift dan Eskalator Terdampak Abu Anak Krakatau, Ini Alasannya
Transjakarta sempat menghentikan sementara operasional lift dan eskalator di seluruh halte pada Ahad (6/9/2026) untuk mengantisipasi kerusakan akibat sebaran abu vulkanik Gunung Krakatau. Seluruh fasilitas telah dapat kembali dioperasikan sejak Ahad malam setelah pengecekan selesai dilakukan, dengan layanan bus tetap berjalan normal. Transjakarta juga menyiagakan petugas untuk mendampingi penumpang berkebutuhan khusus dan mengimbau masyarakat menggunakan masker serta memantau informasi terkini.
Poin-Poin Utama
- PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) sementara hentikan lift dan eskalator di seluruh halte.
- Penghentian berlangsung pada Ahad (6/9/2026).
- Layanan bus Transjakarta tetap beroperasi normal selama penyesuaian.
- Seluruh lift dan eskalator kembali beroperasi Ahad malam (6/9/2026) setelah pengecekan selesai.
- Pengecekan dilakukan untuk antisipasi kerusakan dari sebaran abu vulkanik.
- Abu vulkanik berasal dari aktivitas erupsi Gunung Krakatau (Anak Krakatau).
- Abu berpotensi merusak sistem mekanikal dan modul sensor elektronik fasilitas.
- Keputusan disampaikan Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani.
- Ayu sampaikan keterangan pada Senin (7/9/2026).
- Petugas disiagakan di area tangga selama fasilitas dihentikan.
- Tugas petugas: dampingi dan fasilitas pelanggan berkebutuhan khusus serta kelompok prioritas.
- Transjakarta imbau pelanggan pakai masker saat aktivitas di luar rumah.
- Masyarakat diminta pantau informasi terkini lewat kanal resmi.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.