Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Internasional Netral

Iran Akan Deklarasikan Zona Terlarang Baru di Luar Selat Hormuz

Senin, 7 September 2026, 16:13 WIB Sumber: Sindonews Dibaca 1 kali
Ukuran:

Pejabat keamanan Iran Mayor Jenderal Mohsen Rezaei mengumumkan zona terlarang baru di luar Selat Hormuz yang akan meluas ke sebagian Teluk Persia, dengan kapal yang masuk tanpa koordinasi Teheran akan dikenai sanksi asuransi dan lintas. Iran juga menyatakan Selat Hormuz sepenuhnya tertutup di bawah kendali angkatan bersenjata, membantah klaim Presiden AS Donald Trump bahwa jalur tersebut tetap terbuka, dan menyebut transit turun dari lebih 100 kapal per hari menjadi hanya tujuh hingga delapan kapal. Teheran menegaskan tidak akan membuka kembali Selat Hormuz kecuali Washington mengakhiri ancaman, agresi, dan memulihkan kepercayaan Iran, sambil mengumumkan penandatanganan memorandum koridor baru yang sepenuhnya di bawah manajemen Iran.

Poin-Poin Utama

  • Mohsen Rezaei mengumumkan zona terlarang baru di luar Selat Hormuz dalam beberapa hari mendatang.
  • Rezaei menjabat sebagai sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.
  • Zona terlarang akan dimulai dari garis blokade Angkatan Laut AS hingga beberapa bagian Teluk Persia.
  • Zona mencakup wilayah pelabuhan pemuatan.
  • Kapal yang memasuki zona tanpa koordinasi dengan Teheran akan masuk daftar sanksi Iran.
  • Sanksi mencakup konsekuensi asuransi dan lintas di masa depan.
  • Rezaei menyatakan Selat Hormuz sepenuhnya tertutup dan di bawah kendali angkatan bersenjata Iran.
  • Rezaei menyebut klaim Presiden AS Donald Trump bahwa selat tetap terbuka sebagai kebohongan besar.
  • Sebelum penutupan, lebih dari 100 kapal dengan lebih dari 100 juta ton kargo melewati selat setiap hari.
  • Saat ini hanya tujuh hingga delapan kapal yang transit, semuanya membawa barang penting untuk Iran.
  • Amerika dilaporkan mencoba menyelundupkan lima hingga enam kapal dengan biaya besar.
  • Kapal penyelundup biasanya diserang Iran.
  • Iran belum menenggelamkan kapal penyelundup karena khawatir kerusakan lingkungan dari tumpahan minyak.
  • Memorandum mengenai koridor baru Selat Hormuz akan ditandatangani dalam beberapa hari mendatang.
  • Iran mensyaratkan Washington mengakhiri ancaman, agresi, dan memulihkan kepercayaan untuk pembukaan kembali selat.
Tagar Terkait
#iran#selat hormuz#as#konflik#sanksi#mohsen rezaei#zona terlarang
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.

Buka Sumber di Sindonews

Warta Terkini Lainnya