Gloria Steinem, Setia Memperjuangkan Kesetaraan
Jurnalis dan aktivis Gloria Steinem meninggal pada 2 September 2026 di usia 92 tahun di kediamannya di New York, menutup kisah panjang perempuan tangguh yang tidak pernah lelah memperjuangkan kesetaraan. Ia dikenal sebagai simbol gerakan perempuan yang konsisten menyuarakan hak perempuan melalui tulisan maupun aksi nyata, serta menginspirasi banyak orang terutama perempuan dengan pandangan bahwa menjadi feminis berarti memandang dunia sebagai satu kesatuan yang utuh. Menjelang akhir hayatnya, kondisi fisiknya melemah namun kecerdasan dan selera humornya tetap terjaga, dan ia baru saja menyelesaikan memoar yang dijadwalkan terbit pada musim gugur 2026.
Poin-Poin Utama
- Gloria Steinem meninggal pada 2 September 2026 pada usia 92 tahun.
- Ia wafat di kediamannya di New York, Amerika Serikat.
- Steinem menghabiskan tahun-tahun terakhirnya dengan kegiatan komunitas dan menulis.
- Ia baru saja menyelesaikan memoar yang dijadwalkan terbit pada musim gugur 2026.
- Abigail Disney mengunjungi Steinem di kediamannya di Manhattan pekan lalu.
- Steinem dianggap sebagai simbol gerakan perempuan dan pejuang kesetaraan.
- Ia terus berkeliling dunia menyuarakan isu kesetaraan bagi perempuan setelah berusia 80 tahun.
- Steinem lahir di Toledo, Ohio, AS, pada 25 Maret 1934.
- Ayahnya seorang penjual barang antik keliling dan ibunya seorang jurnalis.
- Steinem tidak bersekolah secara formal dan belajar secara otodidak.
- Orangtuanya bercerai pada 1944.
- Sejak usia 10 tahun, Steinem harus merawat ibunya setelah orangtuanya bercerai.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.