Menara Eiffel Tutup Akibat Aksi Mogok Kerja, Pegawai Perempuan Diduga Dipindah
laki. Serikat pekerja dan manajemen SETE mengecam tindakan diskriminatif tersebut sebagai bertentangan dengan nilai kesetaraan gender, sementara pihak BAPS telah menyampaikan permohonan maaf. Wali Kota Paris beserta sejumlah tokoh politik Prancis mendukung penuh kemarahan karyawan dan meminta penyelidikan atas insiden ini.
Poin-Poin Utama
- Menara Eiffel tutup Senin akibat aksi mogok kerja karyawan.
- Mogok dipicu pemindahan pekerja perempuan saat kunjungan delegasi Hindu BAPS.
- Delegasi BAPS berjumlah sekitar 100 orang.
- Perwakilan serikat Diane Davoine mengecam perlakuan diskriminatif terhadap staf perempuan.
- Pengelola SETE mengakui menyetujui permintaan pembatasan interaksi dengan perempuan.
- Presiden SETE Ariel Weil menolak praktik tersebut dan menegaskan komitmen pada kesetaraan gender.
- BAPS Paris meminta maaf lewat media sosial.
- BAPS menyatakan kunjungan dijadwalkan di awal jam operasional normal.
- Wali Kota Paris Emmanuel Grégoire mendukung karyawan dan menjanjikan penyelidikan.
- Ketua Majelis Nasional Yaël Braun-Pivet mengkritik insiden tersebut.
- Mantan PM Gabriel Attal mengecam pemindahan pekerja perempuan.
- Pemimpin sayap kanan Marine Le Pen ikut mengkritik keras insiden itu.
- Manajemen menara sudah meminta maaf kepada karyawan.
- Tegangan meningkat sepanjang akhir pekan sebelum mogok diumumkan.
- Tujuan mogok: membuka dialog dan mencegah terulangnya kejadian serupa.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.