Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Penumpang KA di Stasiun Tegal Naik 5,2 Persen
Erupsi Gunung Anak Krakatau yang berdampak pada penerbangan membuat kereta api menjadi pilihan utama masyarakat Tegal, sehingga volume penumpang KA di Stasiun Tegal naik 5,2% menjadi 16.250 pelanggan pada periode 4-6 September 2026. Secara keseluruhan, volume penumpang di wilayah Daop 4 Semarang mencapai 129.512 orang atau naik 5% dari pekan sebelumnya. KAI juga menambah stamformasi pada beberapa kereta utama dan mengoperasikan KA Tambahan Semarang Tawang-Gambir untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, dengan memastikan jalur rel dan armada tetap aman dari abu vulkanik.
Poin-Poin Utama
- Erupsi Gunung Anak Krakatau picu kenaikan penumpang kereta api 5,2% di Stasiun Tegal.
- Stasiun Tegal layani 16.250 pelanggan periode 4–6 September 2026.
- Pelanggan berangkat 8.036 orang, pelanggan datang 8.214 orang.
- Akhir pekan sebelumnya (28–30 Agustus 2026) catat 15.446 pelanggan.
- Daop 4 Semarang total volume 129.512 pelanggan, naik 5% dari pekan sebelumnya.
- Stasiun Tegal peringkat ketiga volume tertinggi Daop 4 setelah Semarang Tawang dan Semarang Poncol.
- KA Tambahan Semarang Tawang–Gambir PP kapasitas 570 tempat duduk.
- KA Tegal Bahari tambah 4 Eksekutif dan 7 Ekonomi.
- KA Gumarang tambah 4 Eksekutif dan 7 Ekonomi.
- KA Anggrek tambah 9 Eksekutif.
- KA Gunung Jati tambah 5 Eksekutif dan 5 Ekonomi.
- Jalur rel Tegal–perbatasan Daop 3 Cirebon kondisi aman.
- Sebaran abu vulkanik picu penyesuaian operasional transportasi udara.
- Manager Humas KAI Daop 4 Semarang bernama Luqman Arif.
- KAI imbau pesan tiket lewat aplikasi Access by KAI.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.