Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Ekonomi Netral

Perang Iran Dorong Harga Solar AS Melangit, Efek Domino ke Pangan Terasa

Senin, 7 September 2026, 18:47 WIB Sumber: Republika Dibaca 1 kali
Ukuran:

Israel melawan Iran yang mengganggu jalur Selat Hormuz membuat harga solar di Amerika Serikat melonjak ke rekor tertinggi, yaitu sekitar 5,88 dolar AS per galon pada September 2026, naik lebih dari dua dolar AS dibanding awal konflik. Kenaikan ini meningkatkan biaya transportasi truk, kereta barang, kapal, dan mesin pertanian yang menopang rantai pasok pangan, sementara harga minyak Brent bertahan di kisaran 96 dolar AS per barel dengan risiko potensi kenaikan hingga 120 dolar AS menurut Goldman Sachs. Gangguan lalu lintas kapal di Hormuz serta serangan terhadap tanker Saudi memperburuk kekhawatiran dampak konflik terhadap ketahanan energi dan pangan.

Poin-Poin Utama

  • Harga solar AS mencapai rekor 5,8819 dolar AS per galon pada 5 September 2026.
  • Harga solar AS menembus sekitar 5,85 dolar AS per galon pada 4 September 2026.
  • Harga solar AS setahun sebelumnya sekitar 3,71 dolar AS per galon.
  • Harga solar AS sebelum perang pada akhir Februari sekitar 3,76 dolar AS per galon.
  • Harga solar AS naik lebih dari 2 dolar AS per galon dalam sekitar enam bulan.
  • Minyak Brent berada di sekitar level tertinggi enam pekan dan diperdagangkan sekitar 96 dolar AS per barel.
  • Harga Brent sempat mendekati 98 dolar AS per barel.
  • Iran akan mengumumkan zona terbatas baru dan mengatur jalur pelayaran baru melalui Selat Hormuz.
  • Goldman Sachs memperkirakan harga minyak dapat mencapai sekitar 120 dolar AS per barel bila serangan kapal meningkat.
  • Lalu lintas kapal komoditas melalui Hormuz turun menjadi empat kapal pada salah satu hari awal September.
  • Rata-rata lalu lintas kapal komoditas melalui Hormuz sekitar 13 kapal per hari selama sepuluh hari sebelumnya.
  • Dua kapal tanker besar pengangkut minyak Saudi diserang saat keluar dari Hormuz pada awal September.
Tagar Terkait
#iran#selat hormuz#as#perang#energi#pangan#minyak mentah brent#harga solar
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya