Karhutla dan Krisis Air, Jatim Coba ”Undang Hujan”
Pemprov Jawa Timur melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC) menggunakan pesawat CASA dengan menaburkan 800 kg NaCl di Lumajang, Jember, dan Banyuwangi untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta krisis air bersih selama status siaga darurat kekeringan sejak 26 Mei 2026. Karhutla melanda kawasan Taman Wisata Alam Kawah Ijen dengan luas sekitar 20 hektar, sehingga pemadaman dilakukan lewat jalur darat, water bombing dari udara, dan kawasan wisata ditutup sementara. Dari 38 kabupaten dan kota di Jatim, 24 kabupaten menetapkan status darurat kekeringan dengan 20 kabupaten sudah mendistribusikan air bersih, termasuk empat kecamatan di Kabupaten Pasuruan yang terdampak pada hampir 20 ribu jiwa.
Poin-Poin Utama
- Operasi modifikasi cuaca (OMC) digelar di Jawa Timur mulai 6 September 2026 pukul 13.12 WIB.
- Status siaga darurat kekeringan dan karhutla berlaku 133 hari untuk 38 kabupaten/kota berdasarkan SK Gubernur tertanggal 26 Mei 2026.
- Satu sorti OMC menggunakan pesawat CASA NC212/A-2104 dengan sebaran 800 kg NaCl ke Lumajang, Jember, Banyuwangi.
- Karhutla di Kawah Ijen terjadi sejak 3 September 2026 dengan luas lahan terbakar sekitar 20 hektar.
- Taman Wisata Alam Kawah Ijen ditutup sementara sejak 4 September 2026.
- Peralatan pemadam di Ijen: 10 alat gepyok, 12 fireball, 3 jet shooter.
- Helikopter water bombing PK-DAP berkapasitas 1.000 liter melakukan 2 sorti total 2.000 liter pada Minggu.
- Pemadaman helikopter pada Senin dihentikan karena perbaikan, rencana operasi kembali 8 September 2026.
- Dari 38 kabupaten/kota, 24 kabupaten menetapkan status darurat kekeringan.
- Hingga 5 September 2026, 20 kabupaten telah distribusi air bersih.
- Kabupaten Pasuruan krisis air di 4 kecamatan: Lumbang, Winongan, Pasrepan, Kejayan.
- Kecamatan Lumbang terdampak 8.966 orang atau 2.923 keluarga.
- Kecamatan Pasrepan terdampak 7.675 orang atau 2.603 keluarga.
- Kecamatan Winongan terdampak 1.443 orang atau 481 keluarga; Kejayan 1.743 orang atau 549 keluarga.
- BPBD Pasuruan distribusi: moda 6.000 liter, 3 tandon 1.200 liter, 50 jeriken 15 liter, 3 truk tangki 6.000 liter; Pemprov tambah 45 tandon dan 500 jeriken untuk 19.837 orang atau 6.556 keluarga.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.