Bandara Husein Ditutup Sementara, 8 Penerbangan Terdampak
Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung ditutup sementara pada 7 September mulai pukul 12.07 hingga 16.00 WIB akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, berdasarkan NOTAM AirNav Indonesia. Penutup berdampak pada 8 penerbangan (4 kedatangan, 4 keberangkatan) dengan total 1.344 calon penumpang terdampak, sementara InJourney Airports mengaktifkan prosedur Service Recovery Action dengan menyediakan air minum, masker, makanan ringan, dan staf asistensi. Wali Kota Bandung menyatakan masih menunggu masukan instansi terkait sebelum mengeluarkan imbauan lebih lanjut kepada masyarakat.
Poin-Poin Utama
- Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung ditutup sementara akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
- Penutupan dilakukan berdasarkan NOTAM dari AirNav Indonesia.
- Status Aerodrome Closed berlaku mulai pukul 12.07 hingga 16.00 WIB.
- Sebaran abu vulkanik memasuki wilayah Bandung pada Senin (7/9).
- Total 8 penerbangan terdampak penutupan, terdiri dari 4 kedatangan dan 4 keberangkatan.
- Penerbangan kedatangan terdampak berasal dari rute Bali-Bandung (2), Balikpapan-Bandung (1), dan Surabaya-Bandung (1).
- Penerbangan keberangkatan terdampak menuju Surabaya (2), Bali (1), dan Balikpapan (1).
- Total 1.344 calon penumpang terdampak pembatalan penerbangan.
- Keputusan penutupan mengutamakan aspek keselamatan penerbangan.
- InJourney Airports mengaktifkan prosedur Service Recovery Action (SRA) di bandara.
- Penumpang terdampak mendapatkan air minum sebagai refreshment.
- Penumpang terdampak mendapatkan masker sebagai alat pelindung diri.
- Bandara juga menyediakan makanan ringan dan minuman serta menyiagakan staf untuk asistensi.
- Bandara masih memantau perkembangan sebaran abu vulkanik sebelum membuka kembali operasional.
- Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan Pemkot Bandung masih menunggu masukan instansi terkait sebelum mengeluarkan imbauan lanjutan.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.