Bandara Soetta Ditutup Imbas Letusan Anak Krakatau, Jamaah Umroh Asal Lampung Mendarat di BIJB
Hatta ditutup sementara akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, sehingga pendaratan dua pesawat Garuda Indonesia dari Madinah dan Jeddah dialihkan ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati pada Ahad (6/9/2026). Kedua pesawat tersebut masing-masing mengangkut 356 dan 307 jamaah umroh asal Lampung, dan keduanya berhasil mendarat dengan baik setelah BIJB Kertajati dinyatakan aman dari sebaran abu vulkanik. Garuda Indonesia rencananya memfasilitasi kepulangan para jamaah dengan 15 bus setelah pendaratan.
Poin-Poin Utama
- Dua pesawat Garuda Indonesia dialihkan ke BIJB Kertajati pada Ahad, 6 September 2026.
- Pengalihan terjadi karena Bandara Soekarno-Hatta ditutup sementara akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
- Pesawat GA 961 terbang dari Madinah dengan 356 penumpang.
- Pesawat GA 983 terbang dari Jeddah dengan 307 penumpang.
- Seluruh penumpang merupakan jamaah umroh asal Lampung.
- Penerbangan GA 961 mendarat di BIJB Kertajati pukul 14.25 WIB.
- Penerbangan GA 983 mendarat di BIJB Kertajati pukul 15.00 WIB.
- Executive General Manager BIJB Kertajati, Nuril Huda, mengonfirmasi pendaratan berlangsung baik.
- Pengalihan hasil koordinasi antara AirNav, Kementerian Perhubungan, dan maskapai.
- BIJB Kertajati melakukan paper test untuk mendeteksi sebaran partikel abu vulkanik.
- Pengujian dilakukan di runway, apron, dan sejumlah titik lainnya.
- BIJB Kertajati dinyatakan aman dari sebaran abu vulkanik.
- Garuda Indonesia memfasilitasi kepulangan jamaah dengan 15 bus.
- Jamaah menunggu koordinasi untuk kepulangan ke kampung halaman.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.