Harap-harap Cemas Menunggu Kabar Terbang
Hatta dan enam bandara lainnya pada Senin (7/9/2026), sehingga 624 penerbangan dengan 75.236 penumpang terdampak. Ribuan penumpang, seperti Emir dan Fuad, harus memilih refund tiket atau mengalihkan perjalanan lewat darat karena ketidakpastian jadwal penerbangan yang terus diperpanjang. Meskipun rugi secara materi, mereka pasrah karena peristiwa ini dianggap sebagai force majeure di luar kuasa manusia.
Poin-Poin Utama
- Bandara Internasional Soekarno-Hatta ditutup sementara akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
- Penutupan Bandara Soekarno-Hatta diperpanjang dari pukul 05.59 WIB hingga pukul 08.59 WIB.
- Bandara Soekarno-Hatta ditutup lagi hingga pukul 18.00 WIB setelah pembaruan dari AirNav Indonesia.
- Enam bandara lain juga ditutup: Halim Perdanakusuma, Radin Inten II, Husein Sastranegara, Muhammad Taufiq Kiemas, Pondok Cabe, dan Budiarto.
- Bandara Soekarno-Hatta mencatat 624 rencana penerbangan tidak beroperasi pada Senin (7/9/2026).
- Rincian penerbangan terganggu: 461 rute domestik, 156 rute internasional, 7 penerbangan kargo.
- Penutupan Bandara Soekarno-Hatta berdampak pada 75.236 penumpang.
- Emir (19) bersama ibu dan tiga adik tiba di bandara pukul 06.00 WIB untuk penerbangan pukul 08.00 WIB.
- Emir memilih refund tiket menuju Banyuwangi.
- Fuad (50) dan istri Maya (40) refund tiket ke Kuala Lumpur yang dipesan tiga hari sebelumnya.
- Fuad kehilangan biaya hotel dua malam di Kuala Lumpur.
- Fuad gagal terbang umrah tahun 2020 saat pandemi Covid-19.
- Chandra (22) bersama 22 rekannya gagal terbang ke Bandara Narita, Jepang untuk bekerja.
- Wawancara penumpang dilakukan pada Senin (7/9/2026).
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.